Surat Kepala Desa Minta Warga Hindari "Sound Horeg" Dan Minta Ngungsi

Surat desa Donowarih viral karena imbauan unik: warga rentan diminta "mengungsi" sementara saat karnaval "sound horeg" demi kenyamanan.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 24 Juli 2025 | 14:06 WIB
Surat Kepala Desa Minta Warga Hindari "Sound Horeg" Dan Minta Ngungsi
Ilustrasi Sound Horeg. [Instagram/faskhosengoxoriginal_real]

SuaraMalang.id - Sebuah surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, surat tersebut berisi imbauan yang tidak biasa: meminta warga, khususnya kelompok rentan, untuk mengamankan diri atau menjaga jarak sementara dari rumah mereka karena adanya perayaan karnaval dengan sound system berkekuatan besar atau yang populer disebut "sound horeg".

Surat resmi bernomor 400/125/35.07.23.2008/2025 tertanggal 22 Juli 2025 itu ditujukan kepada seluruh warga Desa Donowarih.

 Isinya memberitahukan bahwa Dusun Karangjuwet akan menyelenggarakan kegiatan "Karnaval Pesta Rakyat Karangjuwet Vol. 5" pada hari Rabu, 23 Juli 2025, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai di sepanjang jalan desa.

Baca Juga:5 Khodam Paling Sakti di Nusantara: Warisan Leluhur Hingga Pendamping Sejak Lahir!

Poin yang menarik perhatian publik adalah imbauan spesifik dalam surat tersebut.

"Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini kami menghimbau kepada seluruh warga khususnya warga yang tinggal di sekitar jalan raya, bagi yang memiliki bayi atau anak kecil dan anggota keluarga yang sedang sakit atau lansia, agar dapat menjaga jarak atau mengamankan sementara dari lokasi kegiatan demi kenyamanan bersama dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat sound system yang akan digunakan cukup keras (Sound Horeg)," demikian kutipan dari surat yang beredar.

Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Donowarih, Ary Widy Hartono, telah mengonfirmasi kebenaran surat dan acara tersebut.

Ary menegaskan bahwa acara ini bukanlah kegiatan dadakan, melainkan agenda resmi yang telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa karnaval ini merupakan bagian dari tradisi dan ritual selamatan warga yang rutin digelar setiap dua tahun sekali.

Baca Juga:Pemkot Malang Tunggu Regulasi Soal Aktivitas Sound Horeg

"Jadi begini, ada warga masyarakat yang dalam hal kenyataannya itu dia memang sudah menjadi ritual, setiap per dua tahunan menyelenggarakan selamatan," kata Ary saat dikonfirmasi pada Selasa, 22 Juli 2025.

Warganet pun bereaksi atas surat viral ini.

“Kalo dibiayain kadesnya ngungsi ke hotel grand mercure kayanya masuk akal” kata @agus***

“BERATI SOUND HOREG IKU BENCANA KOK WARGANE DIKONGON NGUNGSI” kata @zain.

“Demi kenyamanan bersama dari mana nya ? Kok malah di suruh ngungsi,” kata @fauzy***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini