Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki bernama Ananda Cakra Bhirawa dari jurang sedalam 375 meter di Gunung Semeru.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:24 WIB
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru
Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap pendaki Gunung Semeru yang terjatuh ke jurang sedalam sekitar 375 meter akhirnya membuahkan hasil. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki bernama Ananda Cakra Bhirawa dari jurang sedalam 375 meter di Gunung Semeru.
  • Korban terjatuh ke jurang setelah nekat mendaki melalui jalur ilegal di Desa Mulyoasri sejak Sabtu, 30 Mei 2026.
  • Proses penyelamatan selama sepekan berakhir Jumat, 5 Juni 2026, dengan hasil korban selamat meski mengalami cedera patah kaki.

SuaraMalang.id - Ananda Cakra Bhirawa (18), baru saja berhasil dievakuasi dari jurang Gunung Semeru sedalam kurang lebih 375 meter.

Keberhasilan tim SAR gabungan mengangkat Cakra dari dasar jurang pada Jumat (5/6/2026) mengakhiri drama pencarian selama satu pekan yang menguras emosi, tenaga, dan keberanian.

Petaka ini bermula pada Sabtu (30/5/2026). Cakra bersama dua rekannya memutuskan untuk mendaki Semeru melalui Jalur Purbakala di Desa Mulyoasri, Kecamatan Ampelgading. Jalur ini bukanlah akses resmi.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengungkap para pemuda ini sebenarnya sudah diperingatkan.

Baca Juga:Logo Singa Serupa Milik Arema FC Didaftarkan ke DJKI oleh Sejumlah Pihak, Manajemen Klub Keberatan

"Sebelum berangkat, mereka sudah diingatkan soal medan yang sulit dan berbahaya. Namun, jiwa muda yang nekat membuat mereka tetap melanjutkan perjalanan," ujar AKP Bambang, Sabtu (6/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Keputusan itu dibayar mahal. Di tengah perjalanan, Cakra kehilangan pijakan dan terperosok ke dalam palung jurang yang sangat dalam. Dua rekannya hanya bisa terpaku, sebelum akhirnya mencari bantuan setelah sempat kehilangan kontak selama beberapa hari.

Titik koordinat terakhir yang dikirim Cakra sebelum ponselnya mati menjadi seutas harapan bagi tim penyelamat. Basarnas, PMI, relawan Sibat, hingga personel Polsek Ampelgading bergerak dalam satu komando. Namun, medan di depannya adalah mimpi buruk bagi penyelamat mana pun.

Untuk mencapai titik korban, tim harus berjalan kaki berjam-jam menembus hutan lebat dan tebing curam.

"Evakuasi tidak bisa dilakukan terburu-buru. Kami menggunakan sistem tali (vertical rescue) untuk mengangkat korban dari dasar jurang secara bertahap," jelas Bambang.

Baca Juga:Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru

Dua rekan Cakra berhasil dievakuasi lebih awal dalam kondisi selamat. Namun, Cakra adalah tantangan berbeda. Ia tergeletak di dasar jurang dengan luka patah kaki, menahan sakit dan dinginnya gunung selama berhari-hari.

Puncak perjuangan terjadi pada Jumat pagi. Dengan penuh ketelitian, tim teknis menyusun sistem katrol dan tali. Perlahan tapi pasti, tandu yang membawa Cakra ditarik ke atas, melawan gravitasi dan tajamnya bebatuan jelaga Semeru.

Saat tandu mencapai bibir jurang di Pos Tamanbali, desah napas lega terdengar dari para relawan. Meski kakinya patah dan tubuhnya lemas, Cakra masih bernapas. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Keberhasilan operasi ini adalah sebuah mukjizat, namun polisi tak ingin ada "Cakra" berikutnya. Jalur ilegal bukan hanya mengancam nyawa pendaki, tapi juga mempertaruhkan nyawa puluhan petugas yang harus melakukan evakuasi di medan ekstrem.

"Kami memohon dengan sangat, gunakanlah jalur resmi. Jangan pernah menantang risiko di jalur ilegal. Alam tidak memberikan ruang untuk kesalahan sekecil apa pun," pungkas AKP Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini