Plasma Konvalesen di Kota Malang Alami Kelangkaan, Ini Penyebabnya

Plasma konvalensen di Malang langka dan sulit didapatkan. Padahal terapi plasma ini penting digunakan untuk salah satu cara pengobatan pasien Covid-19.

Muhammad Taufiq
Minggu, 23 Mei 2021 | 17:53 WIB
Plasma Konvalesen di Kota Malang Alami Kelangkaan, Ini Penyebabnya
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, dr Eny Sekar Rengganingati [Foto: Suarajatimpost]

SuaraMalang.id - Plasma konvalensen di Malang langka dan sulit didapatkan. Padahal terapi plasma ini penting digunakan untuk salah satu cara pengobatan pasien Covid-19.

Ternyata, saat ini pendonor plasma konvalesen di Malang cukup sulit untuk ditemukan. Hal ini diungkapkan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, dr Eny Sekar Rengganingati.

Eny menjelaskan, UTD PMI saat ini sulit mencari plasma konvalesen di Kota Malang. Saat ini banyak yang mencari plasma tersebut, di sisi lain tidak ada ketersediaan stoknya.

"Memang ini agak sulit mencari plasma ini, kita itu tidak pernah nyetok karena selalu habis dan sudah ada yang inden," ucapnya, dikutip dari Suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Minggu (23/05/21).

Baca Juga:BPBD: 90 Rumah di Kabupaten Malang Rusak Terdampak Gempa Blitar

Menanggapi hal tersebut Eny mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan membentuk pojok penyuluhan plasma konvalesen di 17 rumah sakit di Kota Malang.

"Sosialisasi untuk plasma konvalesen terus menerus kita lakukan baik melalui media sosial, media cetak, bahkan beberapa hari yang lalu kita ada 17 rumah sakit itu kita minta untuk membentuk pojok penyuluhan plasma konvalesen," ujarnya.

Eny juga menjelaskan kenapa ketersediaan plasma konvalesen di Kota Malang sangat langka karena dari setiap jumlah pendonor plasma yang memenuhi syarat hanya sekitar 10 persen saja.

"Kenapa dari sekian ratus yang bisa memenuhi syarat sekitar 10 persen saja? ternyata secara teori memang begitu. karena plasma itu harus diencerkan sampai 1/160, jadi kalau 1cc dijadikan 1/160 nah kalau tidak bisa memenuhi syarat 1/80 boleh, jadi kita pakai yang 1/80," katanya.

Sementara itu Ketua PMI Kota Malang, Drs Imam Buchori Msi berharap pendonor plasma konvalesen di Kota Malang dapat terus ditingkatkan karena menjadi salah satu terapi untuk penderita Covid-19.

Baca Juga:Update Gempa Blitar: 30 Rumah Rusak di 7 Kecamatan di Malang

"Kita harapkan donor plasma juga bisa ditingkatkan, karena salah satu terapi untuk penderita covid itu adalah plasma, kalau plasma banyak pendonornya saya kira lebih bagus lagi," katanya menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini