Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata

Pemerintah Kota Malang berencana mengintegrasikan Kayutangan Heritage dan Pasar Splendid ke dalam satu sirkuit wisata

Wakos Reza Gautama
Kamis, 28 Mei 2026 | 16:40 WIB
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
Ilustrasi Pasar Splendid Malang. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menyiapkan desain pengembangan pariwisata dengan fokus pada upaya pengintegrasian antara kawasan destinasi wisata dengan kampung tematik. [google.com/xin li]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Malang berencana mengintegrasikan Kayutangan Heritage dan Pasar Splendid ke dalam satu sirkuit wisata terhubung.
  • Pemerintah Kota Malang berupaya merevitalisasi 13 kampung tematik yang redup agar kembali menjadi destinasi wisata berkelanjutan.
  • Pemerintah menargetkan 3,4 juta kunjungan wisatawan pada 2026 melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, investor, dan Bank Dunia.

SuaraMalang.id - Selama beberapa tahun terakhir, nama Kayutangan Heritage telah menjadi magnet utama bagi siapa pun yang menginjakkan kaki di Kota Malang.

Di balik kemegahan lampu-lampu kolonial dan trotoar estetisnya, Pemerintah Kota Malang menyadari bahwa wisata kota ini tidak boleh hanya berhenti di satu titik.

Ada sebuah permata tersembunyi yang letaknya hanya sepelemparan batu dari Kayutangan, namun sering kali terabaikan oleh riuhnya wisatawan.

Itulah Pasar Splendid dengan pesona flora dan faunanya yang unik. Ketimpangan popularitas antar-destinasi inilah yang kini coba dijahit kembali oleh Pemkot Malang melalui sebuah skema besar pengintegrasian wisata.

Baca Juga:Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa masa depan pariwisata Malang bukan lagi tentang destinasi tunggal, melainkan tentang perjalanan yang saling terhubung.

"Kami sudah memiliki skenarionya. Tujuannya agar keunggulan di masing-masing tempat bisa dilihat secara keseluruhan, tidak hanya terpusat di satu titik saja," ujar Wahyu, Kamis (28/5/2026).

Tantangan terbesar dalam skenario ini terletak pada keberadaan kampung-kampung tematik. Data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menunjukkan potret yang ironis.

Dari 23 kampung tematik yang lahir dari kreativitas warga, hanya 10 yang saat ini masih bernapas dan aktif menerima tamu. Sisanya? Redup dan butuh sentuhan baru.

Pemkot Malang bertekad menjadikan kampung-kampung ini sebagai bagian dari satu sirkuit wisata besar. Fokusnya bukan lagi membangun sesuatu yang baru, melainkan mengasah ciri khas yang sudah ada agar kembali memikat.

Baca Juga:Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang

Strategi ini pun tidak dilakukan sendirian. Wahyu menyebut pihaknya tengah menggandeng perguruan tinggi untuk mematangkan konsep agar tidak hanya sekadar indah di atas kertas, tapi juga berkelanjutan secara ekonomi bagi warga.

Langkah besar ini ternyata telah memicu radar para pemodal. Wahyu membeberkan bahwa sudah ada tiga investor yang mulai mendekat. Namun, ia tidak ingin gegabah. Konsep harus matang sebelum modal besar masuk.

Tak tanggung-tanggung, demi menjaga marwah sejarah di Bumi Arema, Pemkot Malang juga sedang mengupayakan dukungan dari Bank Dunia.

"Kami sudah mengajukan bantuan karena ada program khusus untuk pengelolaan satu kawasan heritage. Ini sedang kami matangkan," tambah Wahyu.

Angka kunjungan wisatawan tahun 2026 menjadi taruhan besar bagi skema ini. Pemkot Malang mematok target ambisius yakni 3,4 juta kunjungan.

Menariknya, tanda-tanda positif mulai terlihat. Sepanjang triwulan pertama tahun ini saja, sebanyak 807.160 wisatawan telah memadati Malang, dengan hampir 10 ribu di antaranya merupakan turis mancanegara. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini