Pantai Watu Dodol Banyuwangi Dipenuhi Tumpukan Limbah Sampah

sampah berpotensi merusak ekosistem laut, apalagi Pantai Watu Dodol Banyuwangi ini juga merupakan tempat budidaya lobster yang dikembangkan para nelayan setempat.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 04 Februari 2021 | 23:41 WIB
Pantai Watu Dodol Banyuwangi Dipenuhi Tumpukan Limbah Sampah
Tumpukan sampah yang mengapung di area Pantai Watu Dodol Banyuwangi. [Foto: Riswan Efendi/TIMES Indonesia]

SuaraMalang.id - Pesona Pantai Dodok di Kabupaten Banyuwangi berkurang lantaran tumpukan sampah yang memenuhi bibir pantai sepanjang 200 meter. Ekosistem laut juga berpotensi tercemar akibat limbah sampah tersebut.

Dilansir timesindonesia.co.id jaringan suara.com, tumpukan sampah tampak mengapung panati berlokasi di Desa Bangsring, Kecamatan, Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi tersebut. Mayoritas merupakan sampah limbah hasil aktivitas rumah tangga.

Mulai plastik minyak goreng, botol, sterofoam bekas hingga alas kaki seperti sendal jepit dan sepatu terlihat mengapung di bibir pantai. Sampah organik seperti bambu, kayu, ranting, maupun batok kelapa juga memenuhi bibir pantai.

Beberapa wisatawan pantai tampak kecewa dan dirugikan dengan kondisi pantai yang kotor tersebut. Seperti diungkapkan Fachrul Al-Fatih (22), wisatawan asal Situbondo, Jawa Timur.

Baca Juga:Pemkab Banyuwangi Klarifikasi Festival Santet Persatuan Dukun Nusantara

"Sampah plastik dan kayu yang mengapung di pantai ini sangat mengganggu kenyamanan. Saya dan teman-teman jauh-jauh kesini untuk berenang dan menikmati wisata pantai disini," kata Fachrul, Kamis (4/2/2021).

Terpisah, Ketua Kelompok Nelayan Pesona Bahari, Abdul Aziz mengatakan, sampah tersebut berpotensi merusak ekosistem laut, apalagi Pantai Watu Dodol ini juga merupakan tempat budidaya lobster yang dikembangkan para nelayan setempat.

"Sampah seperti ini bisa berbahaya. Karena kalau tersangkut di dasar laut bisa merusak terumbu karang. Apalagi ini lahan konservasi dimana banyak biota lait hidup disini," kata Aziz

Pria yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banyuwangi ini juga menyoroti minimnya kesadaran warga setempat untuk menjaga lingkungan dari sampah.

"Yang membuat kami miris, banyak sampah rumah tangga. Ini menunjukkan budaya warga sekitar yang belum sadar akan kebersihan lingkungan. Kita beruntung masih menggunakan keramba dasar, sehingga masih selamat dari sampah-sampah ini dan tidak berdampak pada budidaya," sambung dia.

Baca Juga:Viral Berdirinya Persatuan Dukun, Warganet Minta Santet Massal Koruptor

Ia berharap masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area sungai. Sebab, menurutnya, sampah akan  bermuara ke pantai dan mengganggu ekosistem laut.

"Saya berharap agar masyarakat tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah apapun baik dari limbah rumah tangga ataupun sampah organik. Karena yang menerima dampaknya adalah masyarakat nelayan, seperti yang ada di pesisir pantai Watu Dodol Banyuwangi ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak