alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keruk Lahan Parkir, Pekerja Bangunan di Banyuwangi Temukan Koin Kuno

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 03 Februari 2021 | 23:59 WIB

Keruk Lahan Parkir, Pekerja Bangunan di Banyuwangi Temukan Koin Kuno
Diduga uang koin kuno yang ditemukan pekerja bangunan di Banyuwangi. [Foto: Suarajatimpost.com]

Tim ahli Arkeolog Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Bayu Ari Wibowo mengatakan, penemuan koin kuno di kemarang merupakan uang kepeng.

SuaraMalang.id - Pekerja bangunan di Banyuwangi menemukan sekitar 36 kilogram diduga uang koin kuno.

Uang koin kuno yang diperkirakan berjumlah ribuan keping itu ditemukan di kawasan Waroeng Kemarang, Dusun Wonosari, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Owner Waroeng Kemarang, Wowok Meriyanto mengatakan, pihaknya sedang dilakukan perbaikan dan perataan tanah untuk lahan parkiran. Koin ini pertama kali ditemukan kemarin Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 10.00 WIB oleh pekerja yang sedang melakukan perbaikan. Para pekerja tak sengaja menemukan koin kuno yang terkubur di dalam tanah.

"Saat itu beberapa bagian tanah sekitar satu meter diturunkan sehingga jalannya datar agar perkirannya mudah. Ketika melakukan penggalian tukang gali menemukan uang logam lama," ujar Meriyanto, seperti dikutip dari suarajatimpost.com jaringan suara.com, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Gunung Raung Kian Bergemuruh, Cahaya Api di Puncak Juga Nampak Meningkat

Akibat penemuan koin kuno itu, lanjut dia, langsung menghubungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Dijelaskannya, ada dua tahap penemuan. Pertama ditemukan oleh para pekerja yang masih dalam bentuk bongkahan seberat 35 kilogram.

"Kemudian setelah tim ahli purbakala datang kesini dan membawa alat metal detector yang bisa melihat sekitarnya. Akhirnya ditemukan kembali, namun tidak banyak. Total sekitar Total 36,5 kilogram saat ditimbang," jelasnya.

Koin-koin yang ditemukan bentuknya tipis dan berlubang di bagian tengahnya. Kekinian, koin tersebut masih diamankan. Pihaknya berencana koin-koin tersebut akan dijadikan koleksi panjangan untuk heritage Waroeng Kemarang.

"Tetapi seandainya dari dinas pariwisata atau pemerintah ingin membuat museum uang kuno, kalau memang itu dari pemerintah akan kami beritakan. Yang jelas kami tidak akan menjual kepada siapapun yang mau membeli," ungkapnya.

Terpisah, Tim ahli Arkeolog Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Bayu Ari Wibowo mengatakan, penemuan koin kuno di kemarang merupakan uang kepeng. Memiliki ciri-ciri di permukaannya terdapat tulisan-tulisan Cina.

Baca Juga: Ada Cahaya Api, Gunung Raung Terus Menunjukkan Peningkatan Aktivitas

"Di permukaan itu ciri khasnya ada nama kaisar dan ada dinastinya. Terkait yang di Kemarang itu entah dinasti apa nanti kita akan teliti lebih lanjut," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait