Arema FC Terpuruk! 3 Kekalahan Beruntun, Manajemen Desak Kebangkitan Singo Edan

"Kami saling support satu sama lain. Dengan evaluasi dan kerja keras, kami yakin tim ini bisa kembali ke jalur kemenangan," tutup Wiebie.

Bernadette Sariyem
Selasa, 28 Januari 2025 | 16:03 WIB
Arema FC Terpuruk! 3 Kekalahan Beruntun, Manajemen Desak Kebangkitan Singo Edan
Pelatih Arema FC Jose Manuel Gomes da Silva atau Ze Gomes (kiri) bersama pesepakbola Julian Guevara (kanan) membeberkan kesiapan melawan Persib Bandung, pada sesi konferensi pers di Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (23/1/2025). ANTARA/HO-MO Arema FC

SuaraMalang.id - Arema FC tengah menghadapi masa sulit setelah mengalami tiga kekalahan beruntun di BRI Liga 1 2024/2025. Kekalahan terakhir dari Persib Bandung pada pekan lalu membuat tekanan semakin besar bagi Alfarizi dkk.

Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, meminta para pemain untuk segera bangkit dan tidak kehilangan rasa percaya diri.

"Setelah pertandingan, kami langsung sampaikan ke pemain agar segera bangkit. Jangan sampai semakin down karena itu hanya akan memperburuk situasi," ujar Wiebie, Senin (27/1/2025).

Sebelum kekalahan dari Persib Bandung, tim berjuluk Singo Edan juga takluk di tangan Borneo FC (1-3) dan Dewa United (0-2). Tren buruk ini membuat Arema FC terperosok ke peringkat 10 klasemen sementara, dengan margin poin dari pemuncak klasemen semakin melebar.

Baca Juga:Incar Kemenangan Perdana, Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Lawan Persib

Padahal, sebelum jeda kompetisi, selisih poin Arema FC dengan tim seperti Persib dan Persebaya hanya sembilan hingga 10 poin.

"Sekarang bagaimana kami segera lepas dari periode negatif ini. Evaluasi sudah dilakukan, bahkan langsung setelah pertandingan," kata Wiebie.

Wiebie menyebutkan bahwa manajemen dan tim pelatih telah melakukan evaluasi mendalam untuk menemukan solusi. Beberapa poin pembenahan, termasuk cara bermain tim, menjadi fokus utama.

"Ada beberapa hal yang harus dibenahi, mulai dari strategi permainan hingga hal-hal lain yang menjadi kelemahan tim. Ini yang sedang kami perbaiki," tambahnya.

Rentetan kekalahan ini memicu kritik tajam dari Aremania, suporter setia Arema FC. Mereka menuntut perbaikan performa tim agar segera kembali ke jalur kemenangan.

Baca Juga:Arema FC Bisa Segera Main di Stadion Kanjuruhan

Dukungan suporter tetap diberikan, namun desakan untuk perubahan nyata menjadi semakin deras.

"Kami paham kritik ini wajar karena performa kami memang belum memuaskan. Tapi, kami berharap Aremania tetap memberikan dukungan agar tim bisa kembali bangkit," ujar Wiebie.

Dengan kompetisi masih menyisakan sejumlah pertandingan, Arema FC berharap bisa segera keluar dari periode negatif ini dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. Dukungan dari manajemen, pelatih, pemain, dan suporter menjadi kunci untuk membalikkan keadaan.

"Kami saling support satu sama lain. Dengan evaluasi dan kerja keras, kami yakin tim ini bisa kembali ke jalur kemenangan," tutup Wiebie.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak