Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Pendaftaran SPMB di Kota Malang pada 8 Juni 2026 terkendala ketidaksinkronan data alamat calon peserta didik.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
Ilustrasi SPMB. Pendaftaran SPMB di Kota Malang pada 8 Juni 2026 terkendala ketidaksinkronan data alamat calon peserta didik.
Baca 10 detik
  • Pendaftaran SPMB di Kota Malang pada 8 Juni 2026 terkendala ketidaksinkronan data alamat calon peserta didik.
  • Disdikbud Kota Malang menyatakan masalah tersebut disebabkan keterlambatan pembaruan Data Pokok Pendidikan di tingkat operator sekolah.
  • Dinas Pendidikan mendirikan posko pelayanan untuk membantu wali murid memperbarui data domisili melalui unggahan dokumen resmi.

SuaraMalang.id - Di Kota Malang, geliat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 jalur domisili sempat diwarnai sedikit drama administratif. Sejumlah calon peserta didik mendapati alamat mereka terjebak di masa lalu karena data yang tidak sinkron.

Persoalan ini muncul ke permukaan pada hari pertama pendaftaran, 8 Juni 2026. Banyak wali murid yang terkejut mendapati alamat sang anak pada sistem pendaftaran masih mencantumkan lokasi lama, padahal mereka sudah berpindah tempat tinggal sejak berbulan-bulan lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa akar masalah ini terletak pada pembaruan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terlambat di tingkat operator sekolah asal.

"Temuan ini banyak terjadi pada lulusan SD maupun MI yang sebenarnya sudah pindah domisili, tapi alamatnya masih tercatat yang lama. Karena sistem mengambil data final dari Dapodik saat mereka masih kelas 6, otomatis alamat lamalah yang muncul saat pendaftaran SMP," ungkap Suwarjana, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga:Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul

Meski sempat memicu kekhawatiran, Suwarjana memastikan bahwa masalah teknis penentuan titik koordinat (penitikan) alhamdulillah berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Disdikbud Kota Malang tak tinggal diam. Untuk memastikan tidak ada siswa yang dirugikan hanya karena urusan administratif, sebuah posko langsung didirikan.

Dinas membuka pintu lebar-lebar bagi wali murid untuk memperbarui data domisili secara mandiri maupun melalui bantuan petugas.

Caranya pun tergolong simpel dan tidak berbelit. Wali murid cukup mengunggah foto kopi Kartu Keluarga (KK) yang baru beserta KK lama secara daring. "Alamat barunya dimasukkan, lampirkan dokumen pendukungnya, dan data akan langsung diperbarui," tegasnya.

Setelah hiruk-pikuk jalur domisili yang berlangsung pada 8-10 Juni resmi ditutup, para orang tua diimbau untuk kembali bersiap. Maratun SPMB 2026 masih akan berlanjut ke babak-babak berikutnya.

Baca Juga:Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM

Bagi mereka yang mengincar kursi SMP Negeri, jalur afirmasi dan mutasi akan dibuka pada 15-17 Juni mendatang. Tak berhenti di sana, panggung bagi para peraih prestasi akademik akan digelar pada 22-24 Juni, disusul jalur prestasi non-akademik pada 6-7 Juli 2026. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini