Bukan Kekalahan, Tuntutan 5 Suporter Picu Bentrok Arema-Persik

Insiden ini terjadi di perbatasan Kabupaten Malang dan Kediri, tepatnya di Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon dan Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan.

Bernadette Sariyem
Selasa, 17 Desember 2024 | 21:22 WIB
Bukan Kekalahan, Tuntutan 5 Suporter Picu Bentrok Arema-Persik
Ilustrasi bentrokan. (Antara)

Latar Belakang Penangkapan Suporter

Menurut AKP Ma’ruf, lima suporter Arema FC sebelumnya diamankan oleh pihak kepolisian Kediri karena melanggar aturan kehadiran suporter tamu di wilayah tuan rumah. Hal ini menjadi pemicu ketegangan setelah pertandingan.

“Kelima suporter ditahan karena melanggar aturan bahwa suporter tamu dilarang hadir di stadion tim tuan rumah. Hal ini sudah menjadi ketentuan yang berlaku,” tegas AKP Ma’ruf.

Hasil Pertandingan Derby Jatim

Baca Juga:Wasit Rampas Penalti Arema FC, Joel Cornelli: Itu Pelanggaran Murni

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Persik Kediri berhasil menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Macan Putih dicetak oleh Muhammad Khanafi pada menit ke-87.

Kemenangan ini mengangkat posisi Persik Kediri ke peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 2024-2025 dengan 21 poin, sementara Arema FC berada di peringkat 9 dengan 22 poin.

Pertandingan berjalan ketat dan kontroversial, terutama saat insiden di menit ke-20 ketika pemain Arema FC, Salim Tuharea, mengalami pelanggaran keras di kotak penalti, tetapi wasit memutuskan tidak memberikan penalti.

Situasi Pascabentrokan

Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengamanan pasca-bentrokan untuk memastikan tidak ada insiden susulan.

Baca Juga:Usai Kalah, Julian Guevara: Arema FC Sudah Berjuang Maksimal

Kapolsek Kasembon mengimbau suporter dari kedua belah pihak untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi agar situasi tetap kondusif.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Bola

Terkini