Hujan Terus-terusan, Produsen Kerupuk Banyuwangi Omzetnya Jeblok

Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sejak awal oktober 2022 lalu.

Muhammad Taufiq
Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:15 WIB
Hujan Terus-terusan, Produsen Kerupuk Banyuwangi Omzetnya Jeblok
Penjual kerupuk Banyuwangi omzetnya jeblok [SuaraMalang/Achmad Hafid Nurhabibi]

SuaraMalang.id - Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sejak awal oktober 2022 lalu. Bahkan sepekan terakhir hujan teras terus mengguyur hampir seluruh wilayah Banyuwangi yang mengakibatkan sejumlah kawasan terendam banjir.

Situasi ini juga berdampak terhadap produksi kerupuk milik Suwatik (40). Ia mengatakan, selama dua pekan terakhir omzetnya menjadi jeblok tidak karuan. Penyebabnya tentu karena minimnya sinar matahari gara-gara langit mendung terus.

Karena langit mendung, olahan kerupuknya tidak mencapat sinar matahari yang cukup sehingga lama mengeringnya. Hal ini juga berdampak pada kualitas kerupuknya. Lantaran minim mendapat sinar matahari maka kualitas kerupuknya pun menurun.

Jika sinar matahari tertutup awan, proses penjemuran membutuhkan waktu hingga berhari-hari, kondisi ini memicu penurunan kualitas kerupuk dan distribusi kerupuk menjadi tidak maksimal, hasilnya omzet menurun.

Baca Juga:Banjir Menerjang Kota Banyuwangi, Sampah Kayu dan Bambu Membludak Penuhi Pekarangan Rumah Warga

"Kalau sudah hujan seperti ini pengusaha kerupuk harus kuat mental, berpikir keras bagaimana kerupuk tetap bisa kering dan bisa dijual," kata Suwatik, Rabu (19/10/2022).

Dalam satu hari jika sinar matahari normal, produksi kerupuk milik Suwatik bisa mencapai satu kuwintal, namun berbeda saat cuaca ekstrem melanda, satu kuwintal kerupuk bisa diproduksi dalam jangka 2 hingga 3 hari.

Harga kerupuk sendiri berkisar antara Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu, tergantung banyaknya orderan yang harus dipenuhi.

"Kalau beli satu kilogram harganya Rp 12 ribu, tapi kalau lebih dari lima kilogram harganya Rp 10 ribu," ungkap Suwatik

Biasanya Suwatik memasok kebutuhan kerupuk di pasar Genteng, Banyuwangi, permintaan yang terus membeludak membuat Suwatik harus berpikir panjang untuk menyiasati kerupuknya kering dan layak untuk dijual.

Baca Juga:Terdampak Banjir, Sejumlah Warga Banyuwangi Alami Gatal-gatal di Bagian Kaki

"Kalau sudah hujan seperti ini ya harus siap sedia berjaga di lahan penjemuran, kalau pas hujan reda dan ada sedikit panas ya harus langsung dijemur, kalau hujan lagi segera dimasukkan, ya intinya harus kuat mental lah," tegas Suwatik.

Kontributor : Achmad Hafid Nurhabibi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini