Dijegal Pasangan Malaysia, Ambisi Hendra dan Ahsan Jadi Juara Dunia untuk Keempat Kalinya Kandas

Hendra/Ahsan mengawali gim dengan mendapat poin pertama yang membuka keunggulan berkat pengembalian Aaron yang membentur net.

Galih Priatmojo
Minggu, 28 Agustus 2022 | 16:09 WIB
Dijegal Pasangan Malaysia, Ambisi Hendra dan Ahsan Jadi Juara Dunia untuk Keempat Kalinya Kandas
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) - Hendra Setiawan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Jerman Mark Lamsfuss - Marvin Seidel pada babak ketiga BWF World Championships 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Kamis (25/8/2022). ANTARA FOTO/Naoki Nishimura/AFLO SPORT/rwa.

SuaraMalang.id - Harapan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan untuk menjadi juara dunia keempat kalinya gagal setelah dijegal pasangan asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada babak final Kejuaraan Dunia BWF di Tokyo, Minggu.

Pasangan berjuluk The Daddies ditundukkan dalam dua gim langsung 19-21, 14-21.

Hendra/Ahsan mengawali gim dengan mendapat poin pertama yang membuka keunggulan berkat pengembalian Aaron yang membentur net.

Keunggulan yang dipegang Indonesia dijaga dengan cukup sulit, karena Aaron/Soh berusaha keras untuk merangsek pertahanan Hendra/Ahsan.

Baca Juga:Rally 71 Pukulan The Daddies vs Aaron/Soh di Final Kejuaraan Dunia 2022, Raket Hendra Setiawan Sampai Rusak

Lewat drive-drive cepat dan bermain di zona depan, Aaron/Soh terus menempel perolehan poin. Pola ini begitu dihindari oleh Hendra/Ahsan karena membutuhkan tenaga ekstra untuk diladeni. Selain itu, faktor usia juga menjadi batasan alami yang harus diakali The Daddies dengan memainkan teknik dan strategi yang tepat.

Sempat memimpin dengan lima poin 16-11, skor Hendra/Ahsan justru semakin terkejar. Situasi sulit kemudian terjadi saat skor 18-12, ketika Aaron/Soh kembali memberikan tekanan hingga 18-16.

Jelang gim poin 19-18, Hendra/Ahsan melakoni reli sepanjang 71 pukulan yang melelahkan. Namun, Hendra yang bermaksud menuntaskan reli lewat smes justru melenceng dan bola jatuh di lapangan sendiri.

Tak berhenti di situ, Aaron/Soh menggenapkan poin beruntun menjadi lima kali dan menutup gim pertama dengan keunggulan bagi Malaysia dengan skor 19-21.

Gim kedua, permainan Hendra/Ahsan semakin mengendur dan sebaliknya Aaron/Soh semakin solid dan terus memberikan tekanan. Pasangan unggulan keenam itu memaksa Hendra/Ahsan untuk mengangkat bola sehingga memberikan umpan yang mudah untuk dibalas dengan drop shot atau smes.

Baca Juga:85 Pekerja Migran di Malaysia Diwisuda UT, Lulusan Terbaik dengan IPK 3,82

Hendra/Ahsan hanya sesekali memimpin pada skor 3-1, 5-4, dan 7-6. Namun selepas itu, Hendra/Ahsan tertinggal dan tak bisa mengembangkan permainan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini