Dalam video viralnya, dokter Yusdeny menyoroti dampak perilaku oknum dokter spesialis terhadap pelayanan kesehatan di RSUD.
Ia menegaskan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk mencegah perilaku serupa yang bisa menjadi contoh buruk bagi tenaga kesehatan lainnya.
"Tak ada tindakan tegas dari pihak rumah sakit. Sampai akhirnya oknum-oknum ini pindah ke luar kota," ujar Yusdeny dalam videonya.
Yusdeny juga menyerukan agar pemerintah, termasuk Presiden dan Menteri Kesehatan, memperketat aturan terkait ASN di bidang kesehatan.
Ia menyampaikan bahwa perilaku tersebut merugikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang optimal.
Reaksi Publik
Video ini mendapat perhatian luas dari warganet, dengan banyak komentar yang mendukung langkah transparansi dan reformasi dalam pelayanan kesehatan.
Beberapa netizen memuji keberanian Yusdeny untuk mengungkap permasalahan ini, sementara yang lain meminta pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan untuk mengambil tindakan nyata.
Hingga kini, kasus ini menjadi perbincangan hangat di Bondowoso dan memunculkan harapan akan perbaikan sistem kerja tenaga medis ASN di daerah tersebut.
Baca Juga: Stop Perundungan! Kemenkes Lindungi Korban dengan Layanan Konseling dan Bantuan Hukum
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Stop Perundungan! Kemenkes Lindungi Korban dengan Layanan Konseling dan Bantuan Hukum
-
Penyakit Jantung Penyebab Utama Kematian Petugas Pemungutan Suara Pemilu 2024
-
Heboh Pohon Tabebuya 'Menangis' di Kepanjen Malang, Begini Faktanya
-
Viral Jalanan di Malang Ditempeli Stiker Bendera Israel
-
Viral Stadion Kanjuruhan Diduga Dibakar usai Peringatan 'Tragedi Kanjuruhan', Kapolres Malang: Tidak Benar!
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Wali Kota Malang Geram Limbah Medis Kedaluwarsa Dibuang Sembarangan
-
Cara Pemkot Malang Menyisir Penyakit di Balik Daging Kurban 2026
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang