- Stasiun Malang mencatat lonjakan 5.470 penumpang pada 13 Mei 2026 akibat masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
- PT KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 12 perjalanan kereta jarak jauh setiap hari untuk melayani peningkatan volume penumpang.
- Pihak KAI mengimbau calon penumpang datang lebih awal ke stasiun guna memastikan kelancaran proses boarding selama masa liburan.
SuaraMalang.id - Aroma khas stasiun, deru mesin kereta, dan riuh percakapan penumpang menjadi pemandangan dominan di Stasiun Malang menjelang pertengahan Mei ini.
Libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus yang berhimpit dengan akhir pekan seolah menjadi magnet bagi ribuan orang untuk segera mengepak koper dan meninggalkan rutinitas.
Data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan lonjakan yang signifikan. Tercatat, sebanyak 5.470 penumpang memadati Stasiun Malang hanya dalam satu hari pada Rabu (13/5/2026).
Rinciannya terdiri dari 2.639 penumpang yang berangkat mencari suasana baru, dan 2.831 pelancong yang tiba untuk menikmati udara sejuk Kota Malang.
Angka ini bukanlah angka biasa. Jika dibandingkan dengan hari normal yang rata-rata hanya melayani 2.250 penumpang, kepadatan kali ini meningkat lebih dari dua kali lipat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro, mengungkapkan bahwa tren ini diprediksi akan terus menguat sepanjang masa libur panjang, yakni 13 hingga 18 Mei 2026. Dalam periode enam hari tersebut, total ada sekitar 27.576 penumpang yang dijadwalkan akan memadati peron Stasiun Malang.
"Antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus meningkat. Kami menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan yang terpenting: bebas dari kemacetan jalan raya," ungkap Mahendro.
Bagi banyak orang, kereta api bukan sekadar alat transportasi, melainkan pilihan gaya hidup saat liburan. Menikmati pemandangan sawah dan pegunungan dari balik jendela kaca, tanpa stres akibat macet, menjadi alasan utama mengapa tiket-tiket kereta ludes diburu.
Merespons membeludaknya peminat, KAI Daop 8 tidak tinggal diam. Sebanyak 12 perjalanan kereta api jarak jauh telah disiagakan setiap harinya.
Baca Juga: Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang
Destinasinya beragam, mulai dari kereta kelas eksekutif menuju Jakarta hingga rangkaian kereta ekonomi yang menghubungkan Malang dengan ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi.
Namun, di balik kenyamanan yang ditawarkan, Mahendro menyelipkan pesan penting bagi para calon pelancong. Kepadatan di stasiun menuntut kedisiplinan agar momen liburan tidak berubah menjadi kekecewaan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kembali jam kedatangan ke stasiun. Datanglah lebih awal agar proses boarding berjalan nyaman dan terhindar dari risiko tertinggal kereta," pesannya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang
-
Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang
-
Kakek 60 Tahun di Malang Terjaring Angkut Kayu Jati Ilegal
-
Kabar Gembira! Pelajar di Kota Malang Bakal Bisa Sekolah Naik Angkot Gratis Mulai Mei Ini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah