Singo Edan yang sempat terpuruk di zona degradasi kini berhasil naik ke papan tengah klasemen, bahkan sempat bertengger di peringkat 5 besar sebelum turun ke posisi 9 usai tiga laga tanpa kemenangan.
"Kami melihat ada peningkatan performa. Namun, hasil di tiga laga terakhir ini mengecewakan. Kami akan mencari tahu penyebabnya, bukan mencari kesalahan," lanjut Yusrinal.
Manajemen juga akan mengevaluasi seluruh tim, tidak hanya pelatih, tetapi juga para pemain menjelang putaran kedua. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif.
"Ini menjelang putaran kedua. Persiapan harus dilakukan sejak sekarang agar performa tim bisa kembali maksimal," tambahnya.
Baca Juga:Bukan Kekalahan, Tuntutan 5 Suporter Picu Bentrok Arema-Persik
Suara Pemain: Kekalahan yang Terhormat
Sementara itu, pemain asing Arema FC, Julian Guevara, menyebut kekalahan dari Persik Kediri sebagai kekalahan yang terhormat. Menurutnya, tim sudah berusaha maksimal, tetapi gagal mempertahankan hasil hingga menit akhir.
"Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah berjuang keras, tapi sayangnya pertandingan ini berakhir dengan kekalahan. Kami harus bangkit dan merebut poin di laga selanjutnya," ujar Guevara.
Harapan untuk Bangkit
Para pemain Arema FC bertekad untuk bangkit dan memutus tren negatif di laga berikutnya. Dukungan penuh dari manajemen dan Aremania diharapkan mampu menjadi motivasi bagi skuad Singo Edan untuk kembali meraih kemenangan.
Baca Juga:Wasit Rampas Penalti Arema FC, Joel Cornelli: Itu Pelanggaran Murni
Manajemen Arema FC menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. Dua laga sisa putaran pertama akan menjadi momen penentuan bagi Joel Cornelli untuk membuktikan kemampuannya membawa Singo Edan kembali ke jalur kemenangan.