-
Marcos Santos minta pemain Arema FC fokus dan kendalikan emosi.
-
Arema FC incar kemenangan kandang usai catatan buruk Kanjuruhan.
-
Dalberto Luan berpeluang tampil meski kondisi belum sepenuhnya fit.
SuaraMalang.id - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan pentingnya fokus dan pengendalian emosi jelang laga Arema FC vs Persik Kediri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026), disebut sebagai momen krusial bagi Singo Edan untuk mengamankan tiga poin penting.
Dalam sesi konferensi pers di Kota Malang, Sabtu, Marcos Santos menyatakan laga Arema FC vs Persik Kediri memiliki arti besar bagi timnya.
Target kemenangan mutlak dicanangkan, sehingga setiap pemain diingatkan agar tidak melakukan kesalahan, termasuk pelanggaran yang berpotensi berujung kartu merah.
"Besok harus menang karena kami membutuhkan tiga poin. Kalau mental bagus, bisa menjaga emosi, dan berkonsentrasi penuh tentu tidak akan ada masalah," kata Marcos, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Marcos, duel Arema FC vs Persik Kediri bisa menjadi momentum kebangkitan Arema FC di kandang sendiri. Sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Arema FC mencatat hasil kurang memuaskan saat bermain di Stadion Kanjuruhan.
Dari total pertandingan kandang, Singo Edan menelan lima kekalahan dan satu hasil imbang. Arema FC hanya mampu meraih dua kemenangan kandang, yang terjadi pada awal musim kompetisi.
Situasi tersebut diperberat dengan rekor pertemuan yang tidak berpihak kepada Arema FC. Dalam empat pertemuan terakhir, Persik Kediri selalu berhasil mengalahkan Singo Edan. Bahkan, dua di antaranya berakhir dengan kekalahan telak Arema FC, masing-masing dengan skor 5-2 pada musim 2023/2024 dan 3-0 pada musim 2024/2025.
"Persik memiliki penampilan dan organisasi permainan yang bagus. Saya sudah melihat, kemudian membaca gaya bermain mereka," ujar Marcos Santos.
Pada laga Arema FC vs Persik Kediri kali ini, Arema FC berpeluang kembali diperkuat oleh striker andalan mereka, Dalberto Luan. Penyerang asal Brasil berusia 31 tahun itu sempat absen dalam tiga pertandingan terakhir.
"Dalberto (selama absen) berlatih di Brasil dan datang ke sini sudah lama tidak berlatih dengan tim. Kondisinya mungkin baru 60-70 persen tapi dia siap," ucap Marcos.
Sementara itu, pemain Arema FC Valdeci Moreira menegaskan seluruh skuad bertekad menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan. Menurutnya, hasil positif dalam laga Arema FC vs Persik Kediri akan membantu tim memperbaiki posisi klasemen.
"Dengan begitu kami bisa naik peringkat," kata Valdeci.
Ia juga menyambut kembalinya Dalberto Luan ke dalam tim. Valdeci menilai kehadiran pencetak gol terbanyak Arema FC tersebut dapat menambah kekuatan Singo Edan, asalkan seluruh pemain tetap solid dan bekerja keras bersama.
"Yang penting semua pemain kompak, tetapi ketika Dalberto ada akan lebih bagus," tuturnya. (Antara)