Getaran Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Berlangsung Hampir 5 Jam Akibat Hujan Deras

Menurut Yadi Yuliandi, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, getaran ini tercatat memiliki amplitudo 20 mm dengan durasi total 17.223 detik.

Chandra Iswinarno
Kamis, 18 April 2024 | 21:07 WIB
Getaran Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Berlangsung Hampir 5 Jam Akibat Hujan Deras
Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (20/1/2024) pukul 10.02 WIB yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung api Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang. (ANTARA/HO-PVMBG)

SuaraMalang.id - Gunung Semeru, yang berlokasi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami getaran banjir lahar dingin yang berlangsung selama hampir lima jam pada Rabu (17/4/2024), dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan puncak gunung tersebut.

Menurut Yadi Yuliandi, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, getaran ini tercatat memiliki amplitudo 20 mm dengan durasi total 17.223 detik.

"Terjadi satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo yang cukup besar dan durasi yang lama," jelas Yadi pada Kamis (18/4/2024).

Kegiatan kegempaan ini merupakan salah satu dari serangkaian aktivitas vulkanik yang cukup aktif di Gunung Semeru, termasuk 33 gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi antara 41-170 detik, serta lima gempa guguran.

Gunung Semeru juga mengalami dua gempa embusan, tiga gempa harmonik, dan lima gempa tektonik jauh, menunjukkan aktivitas geologi yang tinggi di kawasan tersebut.

"Selama periode pengamatan, kondisi visual Gunung Semeru cukup tertutup oleh kabut dengan cuaca berawan hingga hujan dan angin lemah hingga sedang yang berhembus ke arah utara, timur laut, dan barat," tambah Yadi.

Selain itu, pada Kamis dini hari pukul 00.34 WIB, terjadi erupsi dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter di atas puncak, yang menimbulkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang tebal mengarah ke barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 134 detik.

Getaran banjir lahar dingin ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk rusaknya bronjong atau tanggul penahan di Dusun Sumber Kajang, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.

Kejadian ini menambah daftar kerusakan yang telah diakibatkan oleh aktivitas Gunung Semeru dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak berwenang setempat dan tim tanggap bencana terus memantau aktivitas Gunung Semeru dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya lebih lanjut yang bisa terjadi akibat kondisi geologis yang tidak stabil.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini