- Arema FC mengalahkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0 di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 9 Mei 2026.
- Kemenangan Arema FC dipersembahkan melalui gol yang dicetak oleh Dalberto Luan, Gabriel Silva, dan Joel Vinicius.
- Strategi serangan balik taktis berhasil membungkam perlawanan PSM Makassar dan mengamankan tiga poin bagi tuan rumah.
SuaraMalang.id - Aroma kemenangan akhirnya kembali tercium kuat di Stadion Kanjuruhan. Sabtu (9/5/2026) sore, Singo Edan mempertontonkan simfoni "Samba" yang menghancurkan.
Di bawah tatapan ribuan pasang mata Aremania, Arema FC sukses melibas tamunya, PSM Makassar, dengan skor telak 3-0 dalam laga penuh gengsi.
Pahlawan kemenangan kali ini datang dari legiun asing asal Brasil. Dalberto Luan, Gabriel Silva, dan Joel Vinicius bergantian mencatatkan nama di papan skor.
Laga baru berjalan sepuluh menit ketika tensi di Kanjuruhan meledak. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Dalberto Luan, yang maju sebagai algojo, dengan dingin menaklukkan kiper PSM.
Baca Juga:Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
Gol pembuka di menit ke-10 itu tak hanya mengubah skor menjadi 1-0, tapi juga membangkitkan rasa percaya diri tuan rumah yang sempat haus kemenangan.
PSM Makassar bukan tanpa perlawanan. Tertinggal satu gol, tim berjuluk Juku Eja itu mencoba bangkit dengan mengandalkan kecepatan motor serangan mereka di sektor sayap, Victor Dethan dan Rizky Eka.
Sepanjang babak pertama, pertahanan Arema digempur habis-habisan oleh serangan balik cepat. Namun, meski sempat merepotkan, lini depan PSM nampak tumpul dalam penyelesaian akhir.
Menyadari agresivitas sayap PSM, Arema FC merespons dengan cerdas. Alih-alih meladeni permainan terbuka yang berisiko, Singo Edan memilih bermain lebih taktis.
Mereka membiarkan lawan menyerang, lalu membalas dengan umpan-umpan langsung dari lini belakang yang menusuk jantung pertahanan lawan.
Baca Juga:Singo Edan Terluka! Manajemen Arema FC Janji Evaluasi Usai Digebuk Persebaya dan Persik
Memasuki babak kedua, strategi ini membuahkan hasil manis. Pada menit ke-53, sebuah skema serangan balik yang rapi membuat Gabriel Silva bebas di posisi menguntungkan. Dengan penempatan posisi yang ciamik, Gabi, sapaan akrabnya, menggandakan keunggulan Arema menjadi 2-0.
PSM nampak mulai kehilangan ritme. Puncaknya terjadi pada menit ke-69, saat Joel Vinicius melengkapi pesta gol Arema melalui penyelesaian akhir yang klinis. Skor 3-0 membuat Kanjuruhan bergemuruh, sekaligus meruntuhkan mental bertarung tim tamu.
Menjelang peluit panjang, Arema FC memilih bermain lebih aman. Mereka membangun "tembok" pertahanan yang disiplin, menutup setiap celah bagi pemain PSM yang frustrasi mencari gol penghibur. (ANTARA)