500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru

Pemerintah Kota Malang akan menyuplai 500 ton sampah per hari ke fasilitas PSEL di Bululawang

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:15 WIB
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur siap mendistribusikan 500 ton sampah per hari untuk mendukung operasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Kabupaten Malang. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Malang akan menyuplai 500 ton sampah per hari ke fasilitas PSEL di Bululawang mulai 2028.
  • DLH Kota Malang memprioritaskan pengiriman sampah dari Kecamatan Sukun dan Kedungkandang untuk efisiensi biaya serta operasional transportasi.
  • Pemkot Malang turut mengalokasikan anggaran untuk mengelola 150 ton sampah harian melalui program LSDP di TPA Supit Urang.

SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang berkolaborasi dengan aglomerasi bersiap melakukan "estafet" besar-besaran mengirimkan 500 ton sampah setiap harinya untuk diolah menjadi energi.

Langkah ambisius ini merupakan bagian dari operasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang bakal berdiri megah di Kabupaten Malang.

Meski fasilitasnya berada di wilayah tetangga, Kota Malang memegang peran vital sebagai "pemasok" utama bahan baku energi hijau tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menegaskan bahwa persoalan sampah tak lagi bisa diselesaikan dengan sekat administratif.

Baca Juga:Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam

"PSEL ini program aglomerasi. Jadi, meski lokasinya di kabupaten, Kota Malang punya andil besar. Kami wajib menyetorkan 500 ton sampah per hari ke sana," ujar Raymond saat ditemui di Kota Malang, Jumat (15/5/2026).

Strategi pengiriman pun telah dirancang dengan matang. Alih-alih mengirim sampah dari seluruh penjuru kota secara acak, DLH memprioritaskan "hulu" sampah dari Kecamatan Sukun dan Kecamatan Kedungkandang. Alasannya sederhana namun krusial yakni efisiensi.

Kedua kecamatan ini hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari calon lokasi PSEL di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Dengan jarak yang pendek, biaya operasional dapat ditekan dan mobilitas truk sampah menjadi lebih gesit.

Nantinya, arus sampah yang biasanya bermuara di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang akan dialihkan menuju "dapur raksasa" PSEL Bululawang.

Namun, warga harus sedikit bersabar. Jika semua berjalan sesuai rencana, instalasi canggih ini baru akan mulai berdenyut pada tahun 2028 atau 2029 mendatang.

Baca Juga:Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang

Sembari menunggu PSEL berdiri, Pemkot Malang tidak lantas berpangku tangan. Mereka tengah memainkan strategi dua jalur dalam pengelolaan limbah.

Selain PSEL yang digawangi Kementerian Lingkungan Hidup, Kota Malang juga mengincar bantuan melalui Local Service Delivery Program (LSDP) dari Kementerian Dalam Negeri.

Berbeda dengan PSEL yang berskala raksasa, LSDP akan difokuskan untuk mengolah sekitar 100 hingga 150 ton sampah per hari di area TPA Supit Urang. Proyek ini bukan sekadar titipan pusat, melainkan komitmen daerah yang serius.

"Pak Wali dan Ketua DPRD sudah setuju. Jika fasilitas LSDP ini dibangun, anggaran operasional sekitar Rp15 miliar per tahun sudah harus siap dikucurkan," tambah Raymond. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini