Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang

Dua kantong limbah medis berbahaya jenis jarum ditemukan terbengkalai di saluran air perumahan Kota Malang

Wakos Reza Gautama
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:40 WIB
Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang
Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur melakukan penelusuran terhadap temuan limbah medis yang diduga dibuang sembarangan di area saluran air di sekitar kawasan perumahan. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Dua kantong limbah medis berbahaya jenis jarum ditemukan terbengkalai di saluran air perumahan Kota Malang pada Rabu, 13 Mei 2026.
  • Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup sedang menelusuri pelaku pembuangan limbah kedaluwarsa yang tidak memiliki identitas institusi kesehatan tersebut.
  • Pemerintah Kota Malang telah mengamankan barang bukti ke tempat pembuangan khusus untuk mencegah risiko kontaminasi berbahaya bagi masyarakat sekitar.

SuaraMalang.id - Dua kantong plastik berisi limbah medis berbahaya yang ditemukan tergeletak begitu saja di saluran air warga di perumahan Kota Malang.

Temuan ini sontak memicu alarm kewaspadaan otoritas kesehatan setempat. Pasalnya, limbah yang dibuang sembarangan ini masuk dalam kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang seharusnya dimusnahkan melalui prosedur ketat, bukan berakhir di selokan pemukiman.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Malang tidak tinggal diam. Tim khusus langsung dikerahkan untuk menelusuri asal-usul sampah berbahaya tersebut.

Kepala Diskes Kota Malang, Husnul Muarif, menegaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengungkap siapa pihak yang tega mengabaikan keselamatan publik ini.

Baca Juga:Kakek 60 Tahun di Malang Terjaring Angkut Kayu Jati Ilegal

"Kami melakukan penelusuran terlebih dahulu. Secara umum, temuan ini merupakan alat kesehatan berupa jarum suntik. Pembuangan limbah medis secara sembarangan sangat tidak dibenarkan karena menyalahi prosedur, apalagi ini golongan B3," tegas Husnul, Rabu (13/5/2026).

Ada hal yang janggal dalam temuan ini. Petugas dari Puskesmas Arjowinangun yang mengevakuasi limbah tersebut mendapati bahwa alat kesehatan jenis jarum aboket, alat untuk memasukkan cairan obat ke pembuluh darah, itu sebenarnya masih dalam kemasan tersegel. Namun, fungsinya sudah mati karena telah kedaluwarsa sejak tahun 2023 dan 2024.

Yang lebih mencurigakan, tak ditemukan satu pun label atau identitas pada kantong plastik maupun kemasan yang merujuk pada institusi kesehatan tertentu.

"Limbah medis tersebut masih dalam kemasan tersegel dan belum terpakai, jumlahnya dua kantong plastik. Namun, tidak ditemukan label yang menunjukkan pemilik atau dari mana asalnya," ungkap Pelaksana harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran.

Langkah cepat diambil pemerintah kota untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut. Saat ini, dua kantong jarum suntik tersebut telah diamankan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) khusus B3 milik Puskesmas Arjowinangun.

Baca Juga:Kabar Gembira! Pelajar di Kota Malang Bakal Bisa Sekolah Naik Angkot Gratis Mulai Mei Ini

Husnul Muarif mengingatkan bahwa setiap fasilitas kesehatan sebenarnya wajib bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan limbah medis. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini