Awas! Naik Pesawat dalam Waktu Panjang Tak Baik untuk Ibu Hamil, Berisiko Terjadi Pembekuan Darah

Ibu hamil memiliki risiko saat menaiki pesawat dalam waktu panjang. Bisa terjadi pembekuan darah jika tidak mengantisipasinya

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 15 Desember 2022 | 16:29 WIB
Awas! Naik Pesawat dalam Waktu Panjang Tak Baik untuk Ibu Hamil, Berisiko Terjadi Pembekuan Darah
Ilustrasi Ibu Hamil. Ibu hamil memiliki risiko saat menaiki pesawat dalam waktu panjang. Bisa terjadi pembekuan darah jika tidak mengantisipasinya.

SuaraMalang.id - Ibu hamil memiliki risiko saat menaiki pesawat dalam waktu panjang. Bisa terjadi pembekuan darah jika tidak mengantisipasinya. 

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Universitas Indonesia dr. Cherysa Rifiranda, Sp.OG mengingatkan bahwa risiko deep vein thrombosis (DVT) dapat meningkat saat ibu hamil naik pesawat dalam waktu yang panjang.

Ia menjelaskan, DVT adalah penggumpalan darah pada pembuluh darah vena. Menurut WHO, kejadian DVT dapat meningkat 2-3 kali lipat saat melakukan penerbangan, yang disebabkan faktor-faktor seperti kurangnya pergerakan karena duduk terlalu lama hingga dehidrasi.

"Untuk ibu hamil, terjadinya DVT lebih besar karena ibu hamil juga lebih sering mengalami hiperkoagulasi (pembekuan darah)," kata Cherysa dikutip dari ANTARA pada Kamis (15/12/2022).

Baca Juga:Cek Bansos PKH Tahap 4 Ibu Hamil dan Balita Masih Cair Desember 2022, Ada Bantuan Rp750.000 di Link Ini

Menurut Cherysa, gejala DVT yang paling sering dialami adalah adanya rasa nyeri pada daerah tungkai atau bagian tubuh bagian bawah seperti paha atau betis yang disertai bengkak dan terasa lebih hangat jika diraba.

Sebelum melakukan penerbangan, Cherysa mengatakan jika ibu hamil memiliki faktor risiko seperti berat badan berlebih atau obesitas, memiliki riwayat DVT sebelumnya, sindrom nefrotik, maka bisa dipertimbangkan untuk diberikan heparin sebelum melakukan penerbangan.

"Untuk dosis heparinnya berapa, baiknya ibu hamil harus kontrol dulu ke dokter untuk lihat apakah memang perlu diberikan dan berapa dosis yang tepat," ujarnya.

Oleh karena itu, Cherysa pun menganjurkan ibu hamil yang ingin pergi berlibur untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter kandungan dan memberi tahu rencana perjalanan.

Tujuannya, agar dokter dapat membantu memutuskan apakah perjalanan yang akan dilakukan aman baik bagi ibu hamil maupun janinnya.

Baca Juga:Ibu Hamil dengan Kriteria Ini Berhak Atas Bansos PKH Rp750.000 dari Kemensos dan Cek Penerima di Link Ini

"Dokter kandungan juga akan melihat taksiran persalinan, kondisi kesehatan ibu dan janin saat ini, dan menginformasikan apa saja hal yang harus dilakukan sebelum memulai perjalanan. Ibu hamil mungkin perlu melakukan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan ke negara tertentu," katanya.

Selain itu, Cherysa mengatakan dokter juga akan memberi tahu tanda bahaya kehamilan yang mengharuskan ibu hamil segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya pendarahan pervaginam, nyeri atau kram perut di bagian bawah, pecah ketuban, muntah atau diare berat, hingga gejala preeclampsia seperti sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, dan bengkak di wajah atau ekstremitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak