Kisah Remaja Korban Tragedi Kanjuruhan, Cahayu Kini Alami Hilang Ingatan Setiap Lima Menit

Cahayau Nur Dewata menjadi salah satu korban Tragedi Kanjuruhan yang mengalami hilang ingatan setiap lima menit.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 16:09 WIB
Kisah Remaja Korban Tragedi Kanjuruhan, Cahayu Kini Alami Hilang Ingatan Setiap Lima Menit
Cahayu Nur Dewata, korban penyintas Tragedi Kanjuruhan alami hilang ingatan setiap lima menit ditemui di rumahnya pada Sabtu (22/10/2022). [Suaramalang.id/Aziz Ramadani]

SuaraMalang.id - Tragedi Kanjuruhan menyisakan kesedihan yang teramat dalam bagi publik sepakbola nasional. Pun para korban hingga kini masih berusaha pulih dari luka fisik hingga psikologis setelah peristiwa mengerikan tersebut mengundang derai air mata dari penjuru negeri.

Adalah Cahayu Nur Dewata, salah satu penyintas Tragedi Kanjuruhan yang kini mencoba pulih dengan menjalani berbagai perawatan pun kini mulai membaik.

Namun, saat ini mata remaja berusia 16 tahun ini masih merah dan harus menjalani perawatan rutin untuk pemulihan.

"Masih sedikit pusing kalau melihat cahaya," kata Cahayu, ditemui di kediamannya Jalan Pulau Galang, Kelurahan Ciptomulyo, Kota Malang Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga:Saksikan Langsung Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal, Relawan Medis Alami Trauma Akut

Kakak Cahayu, Yeni Puspita Eden (23) mengungkapkan, saat ini kondisi adiknya membaik. Mata merah Cahayu sebenarnya perlahan pulih dibandingkan kondisi sebelumnya. Kemudian, tangan kanannya sempat tak bisa digerakkan dan kini kian membaik berkat akupuntur.

"Tangannya agak baik sudah terapi dua kali, terapi tusuk jarum itu," kata Yeni.

Cahayu sendiri ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri pada malam jahanam Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 silam. Ia menyaksikan tim kesayangannya berlaga melawan musuh bebuyutannya Persebaya Surabaya.

Kala itu, ia datang bersama beberapa temannya dan menyaksikan dari Tribun Selatan, tepatnya pintu 12.

Sayangnya dalam peristiwa tersebut, ia kehilangan sahabatnya yang menjadi salah satu korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga:Komnas HAM: Gas Air Mata Penyebab Utama Terjadinya Tragedi Kanjuruhan

Cahayu yang berhasil dievakuasi ke rumah sakit, sempat mengalami koma selama tiga hari. Pun saat sadarkan diri, ia mengalami hilang ingatan. Keluarga terus berusaha memulihkan ingatan Cahayu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini