Terkuak Penculikan Warga Sumenep Oleh 6 Warga Bangkalan, Motifnya Bisnis

Kasus penculikan seorang warga Sumenep Madura dikuak oleh kepolisian setempat. Korban disekap dan diikat lalu dimasukkan ke dalam mobil.

Muhammad Taufiq
Selasa, 06 September 2022 | 10:24 WIB
Terkuak Penculikan Warga Sumenep Oleh 6 Warga Bangkalan, Motifnya Bisnis
Ilustrasi penyekapan. [Shutterstock]

SuaraMalang.id - Kasus penculikan seorang warga Sumenep Madura dikuak oleh kepolisian setempat. Korban disekap dan diikat lalu dimasukkan ke dalam mobil.

Korban berinisial S (43), warga Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek. Sementara keenam pelaku berinisial SE (46), MH (35), HL (25), MR (38) dan MH (50). Mereka warga Kecamatan Kokop Bangkalan.

Terkuak ternyata motif penculikan ini berlatar belakang bisnis. Para pelaku menginvestasikan uang Rp 400 juta kepada korban untuk bisnis tambang udang. Namun ketika ditagih soal dana investasi itu korban berkilah dan tidak membayar.

Hal ini dijelaskan Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko. Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penculikan terhadap korban dilatarbelakangi bisnis tambak udang dan bonsai.

Baca Juga:Polisi Bangkalan Cek Tiap SPBU Antisipasi Kepanikan Pasca Kenaikan BBM

"Pelaku menginvestasikan uangnya sebesar Rp 400 juta kepada korban, untuk bisnis tambak udang dan bonsai. Korban menerima dana investasi itu secara bertahap sejak 2013," papar Edo, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (06/09/2022).

Hasil pemeriksaan penyidik Polres Sumenep, 6 pelaku melakukan aksi penculikan, karena saat korban ditagih soal investasi tambak udang dan bonsai selalu menghindar.

"Pelaku meminta kepastian untuk pengembalian investasi karena bisnisnya selalu merugi," ujarnya.

Pelaku kemudian pura-pura membeli bonsai ke rumah korban. Saat korban memasukkan bonsai ke dalam mobil itulah, korban langsung disekap dan kedua lengan diikat menggunakan tali tampar warna merah.

Pelaku duduk di jok tengah dalam kondisi terikat, diapit 2 pelaku. Sedangkan 2 pelaku lainnya duduk di jok belakang dan dua pelaku lagi ada di depan, satu di antaranya berperan sebagai sopir.

Baca Juga:Wanita Bangkalan Ini Bawa Kabur Rp 300 Juta Uang Peserta Arisan Online, Modusnya Janjikan Imbal Hasil Besa

"Pelaku juga memukul dan mengintimidasi korban dengan senjata tajam berupa pisau, namun tidak sampai dilukai," terang Edo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini