Kisah Sulaiman, Habis Jual Tanah Ikut Haji Furodah Gagal Berangkat ke Mekkah

Kisah sedih para calon jamaah haji furodah mewarnai ibadah haji tahun ini. Terbaru cerita dari Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ).

Muhammad Taufiq
Jum'at, 08 Juli 2022 | 14:47 WIB
Kisah Sulaiman, Habis Jual Tanah Ikut Haji Furodah Gagal Berangkat ke Mekkah
Sulaiman calon haji furodah asal Probolinggo [Foto: Suaraindonesia]

Tak lama kemudian 3 dari 7 orang CJH itu mendapat kabar bahwa visanya keluar dan langsung berangkat saat itu juga, sementara 4 orang lainnya termasuk Sulaiman masih menunggu di hotel.

Sulaiman terpaksa kembali pulang ke rumah setelah mendapat kabar keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji ditunda tahun depan karena terkendala visa yang belum terbit.

Melalui grup WhatsApp, pihak PT Andromeda mengirim pesan permohonan maaf dan pengumuman bahwa jamaah yang keberangkatannya ditunda diberikan dua opsi pilihan.

Yakni bisa menarik uang kembali tanpa dikurangi sepeserpun atau berangkat tahun depan disertai bonus umroh gratis pada tanggal 22 Agustus atau September mendatang.

"Kalau saya memilih untuk berangkat tahun depan saja dan bonus umrohnya. Bukan tergiur sama bonusnya tapi saya ikut kata ibu saya" ujarnya tersenyum.

Baca Juga:Mobil Suzuki Karimun Pegiat Antikorupsi Probolinggo Dibakar Orang Tak Dikenal, Diduga Ada yang Terusik

Dilain pihak, PT. Andromeda Atria Wisata melalui perwakilan Probolinggo, Musayyib Nahrawi mengatakan bahwa tidak terbitnya visa milik Sulaiman itu memang menjadi hak preogratif Arab Saudi.

Menurut informasi yang diterimanya, memang ada pengurangan kuota haji untuk tahun ini, padahal User ID Sulaiman sudah ada.

"Baru tahun ini yang kendala, sebelumnya tidak pernah begini," ucap mantan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo itu.

Musayyib menjelaskan jika bukan hanya PT Andromeda saja yang terdampak, beberapa orang lainnya yang mendaftar di PT berbeda juga gagal berangkat.

Salah satu PT ada yang mendaftar 52 orang, hanya dapat berangkat 28 orang saja sedangkan PT Andromeda dari 36 yang mendaftar hanya 4 orang yang gagal berangkat.

Baca Juga:Begini Penjelasan Kasus 46 Jamaah Haji Furodah Dideportasi dari Arab Saudi ke Indonesia

Musayyib juga menegaskan jika PT Andromeda siap bertanggungjawab atas kendala tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini