SuaraMalang.id - Perusakan Pura Dipa Giri Sakti itu diketahui oleh Sukarno, pemangku pura, pada Minggu (24/4/2022) malam. Dia melihat bangunan inti, dua pengapit sesaji, padmasana, patung Dewi Kilisuci dan penglurah sudah dalam keadaan rusak. Barang – barang di dalam rumah ibadah juga pecah berantakan.
Tak butuh waktu lama, pelaku vandalisme Pura Dipa Giri Sakti tertangkap. Ternyata si perusak rumah ibadah umat Hindu itu adalah warga setempat. Dia menggunakan palu dalam melancarkan aksinya.
1. Perusakan Pura di Kediri Menggunakan Palu, Si Perusak Mengaku dapat Bisikan Gaib
![Ilustrasi Pura. - perusakan Pura di Kediri. [Alexandr Podvalny/Pexels]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/30/42248-ilustrasi-pura.jpg)
Perusakan Pura Dipa Giri Sakti di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri menggemparkan warga. Pelakunya diketahui berinisial SG (37) warga setempat
Perusakan Pura Dipa Giri Sakti itu diketahui oleh Sukarno, pemangku pura, pada Minggu (24/4/2022) malam. Dia melihat bangunan inti, dua pengapit sesaji, padmasana, patung Dewi Kilisuci dan penglurah sudah dalam keadaan rusak. Barang – barang di dalam rumah ibadah juga pecah berantakan.
2. Kasus Robot Trading Segera Disidangkan di Malang
![Barang bukti dua mobil BMW atas kasus robot trading Evotrade. [Humas Kejaksaan Negeri Kota Malang]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/26/71795-barang-bukti-dua-mobil-bmw-atas-kasus-robot-trading-evotrade-humas-kejaksaan-negeri-kota-malang.jpg)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menerima pelimpahan perkara kasus Robot Trading Evotrade dari Bareskrim Polri. Sejumlah lima tersangka bakal segera menjalani persidangan.
Seperti diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan lima tersangka kasus penipuan tersebut, yakni bos Trading Evotrade inisial AMAP (31), AK (42), D (42) DES (25) dan MS (26).