Bupati Bondowoso Polisikan Ketua DPRD Gegara Tuduhan Jual Beli Jabatan

Pernyataan Ketua DPRD Bondowoso itu terlontar saat menghadiri kegiatan bertajuk Pemahaman Politik Demokrasi di Kecamatan Wringin. Berikut pernyataan lengkapnya.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 13 Maret 2022 | 20:06 WIB
Bupati Bondowoso Polisikan Ketua DPRD Gegara Tuduhan Jual Beli Jabatan
Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. [FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia]

SuaraMalang.id - Bupati Bondowoso Salwa Arifin melaporkan Ketua DPRD setempat, Ahmad Dhafir akibat pernyataan tentang praktik jual beli jabatan. Berkas laporan telah dilayangkan kuasa hukum Bupati Salwa, Sabtu (12/3/2022).

Pernyataan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir itu terlontar saat menghadiri kegiatan bertajuk Pemahaman Politik Demokrasi di Kecamatan Wringin. Berikut pernyataan lengkapnya melansir Timesindonesia.co.id.

"Katanya Bondowoso tanpa korupsi, Bondowoso tanpa Pungli, Bondowoso tanpa jual beli jabatan. Tapi faktanya apa yang terjadi. Kata siapa tidak korupsi. Kata siapa tidak pungli. Kata siapa tidak jual beli jabatan. Lengkap sudah!"

"Pemilik rumah itu lebih tahu isi rumah. Bupati dan Wakil Bupati itu suami istri. Kalau istri saja (Wabup, red) ngomong bahwa Bondowoso ini marak jual beli jabatan, kan berarti betul."

Baca Juga:Murid SD di Bondowoso Keluhkan Sekolahnya Ambruk Rusak Parah: Pak Bupati Tolong Perbaiki Sekolah Saya..!

 
"Orang yang mengatakan tanpa korupsi, tanpa pungli, tanpa jual beli jabatan, justru mengatakan, Bondowoso ini marak jual beli jabatan."

"Saya punya rekamannya. Rekaman transaksinya saya punya. Bahkan orang yang bayar pun cerita kepada saya."

"Kepala dinas yang ada saat ini, pernah saya tanyakan. Pak sampean dulu bayarnya transfer apa kontan. Jawabnya, beh kontan Pak Ketua (sambil tangannya menunjukkan isyarat uang yang banyak)."

"Bahkan saya tahu, siapa yang mentransfer ke rekeningnya. Bahkan orang yang dimintai uang pun, yang dipanggil lewat pintu depan, lewat pintu belakang, saya tahu. Saya tahu siapa yang dipanggil. Cerita ke saya. Saya tahu siapa yang tidak jadi kadis karena tidak mampu bayar."

Sebenarnya bupati melalui pengurus DPC PPP Bondowoso sebagai pengusung Bupati Salwa Arifin memberi waktu Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir untuk meminta maaf secara terbuka dan mencabut pernyataan soal marak jual beli jabatan. Tetapi Ahmad Dhafir enggan memenuhi tuntutan itu, hingga akhirnya ia dipolisikan.

Baca Juga:Kasus Bupati Probolinggo, KPK Panggil Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Wibi Andrino

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak