SuaraMalang.id - Sepanjang 2020, beragam peristiwa telah mewarnai Malang, Jawa Timur. Paling mendominasi adalah momen-momen akibat pandemi Covid-19. Lantaran tak kunjung ada tanda - tanda kapan wabah itu berakhir, sejak merebak Maret silam. Bahkan daerah berjuluk Bumi Arema ini kembali berstatus zona merah, pada penghujung tahun.
Tak terasa, setahun telah berlalu. Berbagai peristiwa yang menuai soroton publik sempat mewarnai sepanjang 2020 di Malang.
Berikut suaramalang.id merangkum beberapa peristiwa penting selama 2020 di Malang;
1. Kasus perundungan pelajar SMPN 16 Malang [27 Januari 2020]
Baca Juga:Hilang di Pantai Parangkusumo, Jasad Fajar Ditemukan di Malang

Seorang pelajar kelas VII SMPN 16 Kota Malang berinisial MS (13) mengalami perundungan (bullying) oleh sejumlah tujuh teman sekolahnya. Akibatnya, jari tengah kanan MS terluka. Setelah mendapatkan perawatan, dokter memvonis jari korban tak dapat diobati dan terpaksa diamputasi.
Akibat peristiwa tersebut, Kepala SMPN 16 Malang hingga Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah dijatuhi sanksi. Kepala sekolah dinilai telah lalai, sedangkan Kepala dinas beri sanksi akibat statemennya yang tak akurat kepada media terkait kronologis kejadian perundungan.
“Kepala sekolah sekarang sudah bebas tugas (diberhentikan dari jabatan) waka juga sudah ditarik, gurunya nanti akan kami beri peringatan,” kata Wali Kota Sutiaji, pada Senin (10/2/2020).
Tak sampai di situ saja, kasus perundungan sampai kepada ranah pidana. Polresta Malang Kota menetapkan dua tersangka dari total tujuh terduga pelaku perundungan berakibat korban mengalami cacat tersebut. Kedua tersangka berinisial WS dan RK merupakan teman sekolah korban.
2. Vonis terdakwa kasus pembunuhan disertai mutilasi [26 Februari 2020]
Baca Juga:10 Hotel di Batu Malang yang Cocok untuk Liburan Keluarga
![Sugeng Santoso Pelaku Mutilasi di Bekas Mal Matahari Malang di PN Kota Malang. [Suara.com/Aziz Ramadani]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/02/26/84404-sugeng-santoso-pelaku-mutilasi-di-bekas-mal-matahari-malang-di-pn-kota-malang.jpg)
Terdakwa kasus pembunuhan disertai mutilasi di bekas Mal Matahari Malang Jawa Timur, Sugeng Santoso (49) diputus bersalah pada Rabu (26/2/2020).