SuaraMalang.id - Asa Persikoba Kota Batu naik ke Liga 3 semakin besar, menyusul klub yang berhasil menembus babak 16 besar Liga 4 Putaran Nasional.
Kemenangan atas tim Persimer Merauke dengan skor 2-1 menempatkan posisi Persikoba di posisi ke - dua klasemen grup V babak 32 besar liga 4 Putaran Nasional.
Persikoba sempat kesulitan mencatak gol pada babak pertama. Kondisi semakin sulit pada awal babak kedua, tim asuhan Arif Suyono itu justru harus kebobolan lebih dulu.
Tertinggal 1-0 tidak membuat Persikoba mengendurkan permainan. Klub asal Kota Batu tersebut justru meningkatkan serangan. Semangat tidak kenal menyerah membuahkan hasil.
Pada menut ke - 86, Persikoba berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan jarak jauh, Faneks.
Di babak tambahan, tepatnya menit ke - 92, Persikoba berhasil menggandakan keunggulan. Alfian membobol gawang Persimer melalui kerja sama apik.
Manager Persikoba, Heli Suyanto bersyukur atas hasil tersebut. Tiga poin yang diraih memastikan timnya lolos ke babak 16 besar.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa lolos ke Babak 16 Besar Liga 4 Nasional. Apresiasi kami sampaikan ke skuad Persikoba yang sudah tampil habis-habisan di babak 32 besar," kata Heli Suyanto dilansir dari Ketik.co.id --- partner Suara.com.
Heli yang juga Wakil Wali Kota Batu itu menargetkan Persikoba lolos Liga Nusantara Tahun 2025. Oleh karena itu, ia terus mendorong pemain Persikoba untuk bisa meraih hasil positif di setiap pertandingan.
Baca Juga: Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
"Saya berharap di babak 16 besar nanti, Kota Batu bisa dipilih menjadi tuan rumah. karena geliat sepak bola di Kota Batu sedang meningkatkan belakangan ini," jelasnya.
Liga 4 merupakan panggung penting bagi pembinaan pemain muda, wadah bagi klub - klub akar rumput untuk berkompetisi, dan mimpi bagi para pesepak bola daerah untuk menunjukkan bakat mereka.
Kompetisi ini secara administratif berada di bawah Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Kompetisi ini diharapkan bisa menjadi gerbang awal pemain muda untuk meniti karier profesional.
Keberadaan Liga 4 memberikan kesempatan berharga bagi mereka untuk mengasah kemampuan, mendapatkan pengalaman bertanding, dan menarik perhatian pemandu bakat dari liga yang lebih tinggi.
Sebelum era Liga 4 seperti yang kita kenal sekarang, terdapat berbagai macam kompetisi di tingkat provinsi dan regional yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI.
Pada tahun 2017, terjadi perubahan signifikan dalam struktur kompetisi sepak bola Indonesia. PSSI melakukan reformasi liga dengan tujuan untuk menciptakan sistem kompetisi yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan. Salah satu hasil dari reformasi ini adalah pembentukan Liga 3 sebagai kompetisi kasta ketiga dan Liga 4 sebagai kompetisi kasta keempat dalam sistem liga sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang