- Petugas TNBTS Malang menyelamatkan seorang pendaki ilegal yang mengalami cedera parah di jalur terlarang Gunung Semeru, 16 Juni 2026.
- Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Sumber Sentosa setelah melakukan pencarian intensif menembus hutan rimba yang dingin.
- Otoritas TNBTS menyerahkan kasus pendakian ilegal ini kepada Balai Gakkum Kehutanan untuk diproses hukum demi menegakkan aturan konservasi kawasan.
SuaraMalang.id - Sebuah misi penyelamatan dramatis mengungkap sisi gelap aktivitas pendakian ilegal yang masih marak terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Nasib nahas menimpa seorang pendaki Gunung Semeru yang nekat menempuh jalur terlarang. Bukannya mencapai puncak impian, ia justru terjebak dalam cedera serius dan ditinggalkan di tengah hutan rimba.
Drama bermula pada Senin (15/6/2026), saat petugas Resor Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Taman Satriyan, Kabupaten Malang, mengadang tiga pria yang mencurigakan.
Mereka adalah dua pemandu dan satu porter yang diduga kuat memfasilitasi pendakian ilegal. Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut mereka. Ada satu pendaki tertinggal di jalur tikus karena mengalami cedera kaki parah.
Tanpa membuang waktu, tim gabungan yang terdiri dari petugas TNBTS, Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST), hingga relawan kawakan Gimbal Alas, segera membelah hutan pada 16 Juni pagi.
Pencarian berakhir pukul 17.00 WIB ketika tim menemukan korban dalam kondisi lemas. Proses evakuasi berlangsung mencekam menembus vegetasi rapat dan suhu dingin yang menggigit.
Baru pada tengah malam, sekitar pukul 23.30 WIB, korban berhasil dibawa keluar dari kawasan hutan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Sentosa Tumpang untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa tindakan nekat ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bentuk bunuh diri perlahan.
"Kami kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pendakian melalui jalur ilegal. Aktivitas tersebut tidak hanya melanggar ketentuan, tetapi berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa," tegas Rudi pada Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan
Kali ini, pihak otoritas tidak main-main. Kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara untuk diproses secara hukum.
Kasus ini ternyata hanya puncak gunung es. Sebelum insiden ini, Operasi Pengawasan di RPTN Ranupani dan RPTN Taman Satriyan telah menjaring 13 pendaki ilegal lainnya.
Total, belasan orang kini harus berurusan dengan pihak berwajib karena mencoba menantang aturan di kawasan konservasi tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan
-
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru
-
Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru
-
Misi Penyelamatan di Jalur Terlarang: Nasib Cakra Setelah Terperosok di Jurang Gunung Semeru
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang