- Arema FC mempermanenkan status bek senior Hansamu Yama Pranata pada Rabu (17/6/2026) untuk memperkuat lini pertahanan musim depan.
- Manajemen memulangkan winger muda Hamzah Titofani Rivaldi setelah menunjukkan perkembangan signifikan selama menjalani masa peminjaman di Deltras Sidoarjo.
- Klub mengamankan kontrak tiga pemain asing yakni Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade guna meningkatkan fleksibilitas strategi tim.
SuaraMalang.id - Arema FC bergerak cepat memagari pilar-pilar utamanya demi menyongsong ambisi besar di Super League musim depan. Langkah strategis diambil manajemen klub berjuluk Singo Edan tersebut dengan mempermanenkan status bek senior, Hansamu Yama Pranata, sekaligus memanggil kembali talenta muda mereka yang tengah bersinar.
Keputusan mempertahankan Hansamu Yama bukanlah tanpa alasan. Sejak mendarat di Bumi Arema dengan status pinjaman dari Persija Jakarta pada paruh musim 2025/2026, pemain berusia 31 tahun ini langsung menjelma menjadi karang tangguh di lini belakang.
"Pengalaman, kepemimpinan, serta kemampuannya di lini belakang menjadi nilai tambah bagi tim. Ketenangannya membendung serangan lawan memberikan keseimbangan yang kami butuhkan," ungkap General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, pada Rabu (17/6/2026).
Bagi manajemen, Hansamu bukan sekadar bek, melainkan mentor di lapangan hijau yang mampu menjaga stabilitas mental tim saat ditekan.
Tak hanya memperkuat benteng pertahanan, Arema FC juga memastikan daya gedor mereka bertambah. Hamzah Titofani Rivaldi, winger muda berusia 23 tahun, resmi dipulangkan ke Malang.
Setelah menjalani masa pinjaman di Deltras Sidoarjo, Tito, sapaan akrabnya, dinilai telah matang. Menit bermain reguler di kompetisi kompetitif bersama Deltras telah mengubahnya menjadi pemain yang lebih tajam dan berpengalaman.
"Kami meminjamkannya agar ia mendapatkan jam terbang. Hasilnya luar biasa, perkembangannya signifikan. Kami berharap Tito bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar musim depan," tambah pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Konsistensi menjadi kunci Arema FC dalam membangun kekuatan. Hal ini dibuktikan dengan keputusan manajemen untuk mengamankan tanda tangan tiga penggawa asing yakni Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade.
Ketiganya tak hanya tampil konsisten sepanjang musim lalu, namun juga memiliki keunggulan fleksibilitas posisi. Kemampuan mereka bermain di berbagai peran memberikan ruang bagi pelatih untuk bereksperimen dengan beragam strategi. (ANTARA)
Baca Juga: Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
Berita Terkait
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus