SuaraMalang.id - PSS Sleman menunjukkan kebangkitan yang impresif di Liga 1 2024/2025. Dengan merekrut pemain baru dan pergantian pelatih, tim berjuluk Super Elang Jawa sukses menundukkan Persebaya Surabaya 3-1 di laga pekan ke-18 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/1/2025).
Salah satu rekrutan baru PSS Sleman adalah Jayus Hariono, gelandang bertahan Arema FC, yang didatangkan dengan status pinjaman. Keputusan ini diambil di tengah upaya PSS memperkuat skuad untuk bangkit dari papan bawah klasemen.
Selain Jayus Hariono, PSS juga mendatangkan dua pemain asal Brasil, Vico Duarte dan Marcelo Cirino, serta pemain sayap Riko Simanjuntak dari Persija Jakarta. Di sisi lain, PSS melepas beberapa pemain, termasuk Danilo Alves dan Moon Chang Jin.
Perubahan tidak hanya terjadi pada pemain, tetapi juga pelatih. PSS menunjuk Mazola Junior sebagai pelatih baru menggantikan Wagner Lopes.
Keputusan ini membuahkan hasil manis, dengan kemenangan atas Persebaya menjadi bukti kemampuan Mazola membangun strategi solid.
Di laga melawan Persebaya, PSS tampil dominan di babak pertama dengan mencetak tiga gol melalui Gustavo Tocantins (menit ke-4), Clberson Martins de Souza (menit ke-17), dan Nicolao Dumitru (menit ke-45+2). Persebaya hanya mampu membalas satu gol di babak kedua melalui Bruno Moreira (menit ke-59).
Mazola Junior mengungkapkan, strategi baru yang diterapkannya, termasuk serangan terorganisir dan pertahanan solid, berhasil meredam agresivitas Persebaya.
“Formasi kami membuat pemain seperti Abduh Lestaluhu dan Dion mampu bermain fleksibel, efektif, dan membantu serangan dengan baik,” ujar Mazola.
Jayus Hariono belum diturunkan dalam laga ini, tetapi kedatangannya diharapkan mampu memperkuat lini tengah PSS di pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Jayus Hariono Dipinjamkan ke PSS, Kuncoro: Sayang, Tapi Ini Demi Kebaikan Dia
Meski musim ini hanya tampil empat kali bersama Arema, Jayus berhasil mencatatkan dua assist, menunjukkan kemampuannya sebagai pemain supersub.
Kemenangan atas Persebaya mengangkat PSS Sleman ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan 18 poin dari 18 laga. Mazola Junior menegaskan kemenangan ini menjadi motivasi besar untuk laga-laga berikutnya.
“Kami pantas mendapatkan kemenangan ini dari klub besar seperti Persebaya. Ini adalah awal yang baik untuk membangun momentum positif,” ujar Mazola.
Laga ini juga diwarnai pengamanan ketat oleh Polresta Solo. Ratusan suporter Persebaya yang nekat hadir di Stadion Manahan dipulangkan menggunakan truk Dalmas untuk menghindari potensi kericuhan.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengimbau semua pihak untuk menaati regulasi larangan suporter tamu.
Dengan strategi baru, rekrutan pemain yang menjanjikan, dan semangat kebangkitan, PSS Sleman optimistis mampu memperbaiki posisi di klasemen Liga 1 dan memberikan hasil positif di pertandingan mendatang.
Berita Terkait
-
Jayus Hariono Dipinjamkan ke PSS, Kuncoro: Sayang, Tapi Ini Demi Kebaikan Dia
-
Evaluasi Perdana Ze Gomes: Manajemen Arema FC Soroti 'Feeling' Bermain
-
Arema FC Terpuruk! Merosot 3 Peringkat Usai Dibantai Dewa United
-
Ze Gomes Akui Kesulitan Pahami Pemain Arema FC, Mampukah Taklukkan Borneo FC
-
Lawan Borneo FC dan Persib Bandung, Ujian Berat Ze Gomes di Ujung Tanduk
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Gema Tragedi Bekasi di Stasiun Malang: KA Jayabaya Terpaksa Parkir Demi Keselamatan