SuaraMalang.id - Pelatih Arema FC, Ze Gomes, harus segera bangkit dari kekalahan perdana yang dialami timnya saat bertandang ke markas Dewa United pada pekan ke-18 BRI Liga 1 2024/2025.
Kekalahan 0-2 tersebut menjadi debut yang kurang memuaskan, sekaligus memicu berbagai pandangan skeptis terhadap kapasitas pelatih asal Portugal ini.
Ze Gomes kini dihadapkan pada dua laga berat berikutnya, menghadapi Borneo FC dan Persib Bandung. Kedua pertandingan ini akan menjadi ujian nyata bagi Gomes dalam membuktikan kemampuannya mengangkat performa Singo Edan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan bahwa terlalu dini untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja Gomes setelah hanya satu pertandingan.
Mengingat Gomes baru memimpin empat sesi latihan sejak kedatangannya, manajemen memahami bahwa persiapan tim belum sepenuhnya maksimal.
"Memberikan evaluasi kepada pelatih baru hanya berdasarkan satu pertandingan itu tidak adil. Dia masih dalam proses mengenal tim dan adaptasi," kata Yusrinal.
Manajemen juga menyadari bahwa Dewa United adalah lawan yang tangguh dengan skuad berkualitas, sehingga kekalahan tersebut masih dapat dimaklumi.
Meski demikian, manajemen dan tim pelatih tetap melakukan evaluasi mendalam. Salah satu temuan utama adalah kurangnya feeling bermain yang optimal, terutama dalam menempati ruang kosong dan memanfaatkan peluang di lapangan.
"Feeling bermain belum maksimal. Di beberapa momen terlihat ruang kosong tidak segera ditempati. Ini menjadi fokus perbaikan kami di latihan berikutnya," jelas Yusrinal.
Baca Juga: Ze Gomes Akui Kesulitan Pahami Pemain Arema FC, Mampukah Taklukkan Borneo FC
Pelatih Ze Gomes sendiri menilai bahwa para pemain sudah menjalankan instruksi dengan baik meski waktu persiapan yang singkat menjadi tantangan utama. Gomes berjanji akan membawa tim tampil lebih baik dalam laga melawan Borneo FC.
"Kami mendominasi lini tengah di awal pertandingan, tetapi kebobolan gol cepat di menit kedelapan membuat situasi menjadi sulit. Dengan persiapan yang lebih matang, kami optimis akan lebih siap saat melawan Borneo FC," kata Gomes.
Manajemen Arema FC juga mengakui bahwa kekalahan ini mungkin berdampak pada strategi mereka di bursa transfer.
Dengan waktu yang tersisa hanya tiga hari sebelum jendela transfer putaran kedua ditutup, Arema FC tetap realistis dalam berburu pemain.
"Pilihan pemain berkualitas di bursa putaran kedua memang terbatas. Biasanya, pemain bagus dipertahankan oleh klubnya," ungkap Yusrinal.
Gomes menyatakan fokusnya saat ini adalah meningkatkan chemistry dan efektivitas tim dalam latihan. Ia berkomitmen memperbaiki kelemahan, khususnya dalam penyelesaian akhir, untuk menghadapi tantangan berat di laga-laga mendatang.
Berita Terkait
-
Ze Gomes Akui Kesulitan Pahami Pemain Arema FC, Mampukah Taklukkan Borneo FC
-
Lawan Borneo FC dan Persib Bandung, Ujian Berat Ze Gomes di Ujung Tanduk
-
Debut Melempem, Ze Gomes Gagal Bawa Arema Taklukkan Dewa United
-
Rapor Merah Arema: Mandul Dua Kali Lawan Dewa United
-
Momen Historis! Alex Martins Cetak Gol ke-300 ke Gawang Arema di Liga 1
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif