SuaraMalang.id - Calon Bupati Malang nomor urut 1, HM. Sanusi, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dan memfasilitasi para penggiat sound horeg di Kabupaten Malang agar lebih eksis.
Upaya ini juga merupakan bagian dari pemberdayaan kesenian lokal yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat, terutama di bidang hiburan sound system.
Abah Sanusi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa keberadaan sound horeg sudah menjadi bagian dari kesenian yang diminati banyak orang di Kabupaten Malang.
Ia berjanji akan terus mendukung para penggiat sound system ini melalui berbagai fasilitas, termasuk di bidang perizinan.
"Itu (sound horeg) bagian dari kesenian, bagian dari kesenangan masyarakat. Maka berkreasi di bidang kesenian itu nanti kita dukung untuk ke depannya," ujarnya pada Rabu (16/10/2024).
Paslon HM. Sanusi-Lathifah Shohib (Salaf), yang konsisten mendukung penggiat sound horeg, telah membuktikan komitmennya selama periode kepemimpinan Sanusi di tahun 2020-2024 dengan menggelar berbagai event kesenian, termasuk parade check sound dan karnaval sound horeg yang kerap diselenggarakan pada bulan Agustus. Kesenian ini juga sering mengiringi pentas lokal seperti Festival Kesenian Bantengan.
Sanusi juga menekankan pentingnya sound horeg bagi perekonomian lokal, mengingat banyak pengusaha sound system yang tumbuh pesat di Kabupaten Malang.
"Setiap acara hajat pasti pakai sound. Sejak dulu sudah ada, hanya saja sekarang ada label horeg. Di Malang, pengusaha sound horeg banyak sekali," tuturnya.
Eksistensi sound horeg di Kabupaten Malang bahkan sudah dikenal secara nasional. Abah Sanusi mengungkapkan bahwa penggiat sound horeg asal Malang akan menyelenggarakan pesta rakyat di Jakarta dalam rangka pelantikan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Janji Kampanye: Cabup Malang Siap Perjuangkan Penurunan Cukai Rokok
"Mereka mau berangkat ke Jakarta, terkait acara pelantikan," ungkapnya.
Meskipun sound horeg diminati banyak kalangan, Sanusi tidak memungkiri adanya pro dan kontra di masyarakat.
Oleh karena itu, pemerintahannya telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur penyelenggaraan sound horeg. Peraturan ini terus dikaji dan dievaluasi agar tetap relevan dengan perkembangan di masyarakat.
"Kami perlu duduk bareng dan menampung semua aspirasi masyarakat. Kita bicarakan agar semua pihak merasa terayomi," jelas Sanusi.
Ia juga menyatakan bahwa pelaksanaan sound horeg akan diatur lebih rinci, termasuk batasan desibel suara dan ketentuan waktu pelaksanaan agar tidak mengganggu aktivitas lain, seperti jam pelajaran di sekolah.
"Tetap kami dukung, karena ini sudah menjadi tradisi. Namun dengan catatan, harus menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Janji Kampanye: Cabup Malang Siap Perjuangkan Penurunan Cukai Rokok
-
'Lupakan Mantan, Ono Puskesmas Mental!' Janji Gratis Konsultasi di Pilkada Kota Malang
-
Pemasangan APK Liar Marak, Warga Diminta Lapor Bawaslu
-
Vandalisme Marak, APK Paslon WALI Kembali Dirusak di Malang
-
Rp 50 Juta per RT per Tahun: Janji Manis Calon Wali Kota Malang atau PHP?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah
-
Mantri BRI Arungi Laut Demi Layani Masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan