SuaraMalang.id - Kepolisian Resor Malang berhasil membongkar operasi produksi minuman keras (miras) ilegal di Desa Kedung Rejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tersangka, berinisial MR (48), ditemukan memproduksi hingga 3.200 liter miras setiap bulannya.
AKP Aditya Permana, Kasatresnarkoba Polres Malang, mengungkapkan bahwa MR telah memproduksi miras jenis trobas secara mandiri selama 1,5 tahun terakhir.
"Sekali produksi bisa mencapai 800 liter. Namun, proses fermentasi memerlukan waktu hingga 25 hari, sehingga tidak selalu memungkinkan untuk melakukan empat kali produksi dalam satu bulan," jelas AKP Aditya pada Kamis (6/6/2024).
MR menjual miras ini dalam kemasan botol plastik 1,5 liter dengan harga Rp 45.000 per botol. Namun, miras yang dibuat tanpa pengujian laboratorium dan tanpa izin ini berbahaya bagi kesehatan.
Pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar alkohol dalam miras jenis trobas tersebut mencapai 29 hingga 30 persen.
Lissa Putri Wardhani, Apoteker Ahli Muda di Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, menambahkan bahwa konsumsi miras ilegal dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.
"Konsumsi jangka panjang bisa merusak hati, pankreas, dan berpotensi menyebabkan kanker. Sementara efek jangka pendeknya termasuk hilangnya konsentrasi dan kerusakan pada sistem pencernaan," papar Lissa.
Operasi penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pihak kepolisian untuk memerangi peredaran miras ilegal di wilayah Kabupaten Malang.
Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh konsumsi alkohol ilegal di masyarakat.
Baca Juga: Niat Cari Rezeki Berakhir Tragis! Kakek Pemotor Tewas di Hantam Panther
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Niat Cari Rezeki Berakhir Tragis! Kakek Pemotor Tewas di Hantam Panther
-
Kronologi Anak Robohkan Rumah Ibunya karena Harta Gono-Gini
-
Kisah Pilu Seorang Ibu, Rumahnya Dibuldozer Anak Sendiri, Apa yang Terjadi?
-
Mimpi Rumah Mewah Berubah Petaka! Direktur Pengembang Perumahan Ini Tipu Korban Ratusan Juta
-
Polisi Bingung! Tak Ada Saksi Mata, Hand Break Terangkat, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Jurang Ngadas?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya