SuaraMalang.id - Malang, selain dikenal sebagai destinasi wisata utama, juga memiliki sejumlah kedai mie legendaris yang telah berdiri dan beroperasi selama bertahun-tahun. Kuliner klasik ini tetap mempertahankan reputasinya hingga saat ini, dengan cita rasa yang khas yang tak pernah pudar.
Melalui unggahan Instagram @ngilermakan, beberapa rekomendasi kedai mie terkenal di Malang dapat ditemukan:
Depot Mie Gadjah Mada
Terletak di Jalan Pasar Besar Nomor 17A, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Depot Mie Gadjah Mada telah memikat banyak pengunjung dengan kelezatan mie yang disajikan.
Didirikan sejak tahun 1958, depot ini diakui sebagai salah satu kedai mie terbaik di Malang dengan cita rasa otentik yang begitu terkenal.
Pangsit Mie Bromo Pojok
Berdiri sejak tahun 1984, Pangsit Mie Bromo Pojok tetap mempertahankan cita rasa uniknya yang autentik dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas.
Anda bisa menemukan Depot Pangsit Mie Bromo Pojok di Jalan Patimura Nomor 53, Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tempat ini terkenal dengan berbagai varian pangsitnya yang lezat.
Kedai Mie Sutoyo
Baca Juga: Luweng Pedes: Kuliner Klasik Batu yang Tetap Menggugah Selera Sejak 1973
Mie Sutoyo, yang terkenal dengan Cwie Mi di Malang, telah ada sejak tahun 1940. Cwie Mi adalah varian mi tipis yang disajikan dengan sederhana, dimasak dengan bumbu minyak ayam, daging ayam cincang, sawi rebus, bawang goreng, acar mentimun rawit, potongan daun bawang, dan kerupuk pangsit. Salah satu menu unggulan di Kedai Mie Sutoyo adalah Cwie Mi yang diberi topping ayam jamur.
Hot Cui Mie
Mie legendaris ini telah membuka beberapa outlet dan terus beroperasi hingga saat ini. Keistimewaan dari Hot Cui Mie adalah cara penyajiannya, di mana cwie mie disajikan dalam mangkuk yang terbuat dari pangsit, memberikan sentuhan unik pada sajian ini. Anda dapat menemukan Mie Hot Cui di Jalan Kawi Atas Nomor 43, Ruko Blok A-B, Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Depot Hoklay
Depot Hoklay dikenal dengan sajian seperti Cwie Mie, Lumpia Semarang, dan minuman legendarisnya, Es Fosco. Berdiri sejak tahun 1946, Depot Hok Lay tetap menjadi favorit para pengunjung yang mengunjungi Kota Malang. Keunggulan Depot Hok Lay terus terjaga dengan mempertahankan cita rasa autentik dari resepnya yang tidak pernah berubah sejak awal dibuka. Lokasinya berada di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 10, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Jadi, saat Anda berkunjung ke Malang, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan legendaris dari kedai-kedai mie yang telah menggugah selera ini.
Berita Terkait
-
Luweng Pedes: Kuliner Klasik Batu yang Tetap Menggugah Selera Sejak 1973
-
Tahu Lontong Lonceng: Kuliner Legendaris Kota Malang Sejak 1935
-
Mie Pangsit Pak Wakidi di Malang: Kuliner Legenda Sejak 1988 dengan Harga Ramah Kantong
-
Puthu Lanang: Jajanan Tradisional Legendaris di Malang Sejak 1935
-
Gado-Gado Pak Wito di Malang: Menjaga Tradisi Kuliner Sejak 1977 dengan Rasa Legendaris
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
-
Laga Arema FC vs Madura United, Stadion Kanjuruhan Dikawal Ketat 758 Personel Gabungan