- Arema FC mengalahkan Persis Solo 2-0 di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 18 April 2026 dalam BRI Super League.
- Gabriel Silva mencetak dua gol kemenangan bagi Arema FC yang membawa tim tersebut naik ke peringkat sembilan.
- Kekalahan ini membuat Persis Solo turun ke posisi ke-16 atau masuk dalam zona merah degradasi klasemen liga.
SuaraMalang.id - Stadion Kanjuruhan kembali menjadi kawah yang mendidih. Sabtu (18/4/2026), riuhnya dukungan Aremania, Arema FC membuktikan bahwa mereka masih menjadi kekuatan yang menakutkan di BRI Super League 2025/2026.
Adalah Gabriel Silva, sang pemain sayap lincah, yang menjadi aktor utama dalam drama dua gol yang membungkam Persis Solo.
Kemenangan 2-0 ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi tim besutan Marcos Santos. Hasil ini adalah lonjakan drastis yang membawa Singo Edan meroket ke peringkat sembilan klasemen.
Sebaliknya, bagi Persis Solo, kekalahan ini adalah lonceng kematian yang menyeret mereka turun ke urutan 16, zona merah degradasi.
Baca Juga:Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
Sejak peluit pertama dibunyikan, Arema FC langsung menunjukkan taringnya. Strategi serangan balik cepat yang mengandalkan determinasi Gabriel Silva dan visi bermain Gustavo Franca membuat lini pertahanan Laskar Sambernyawa kocar-kacir.
Kebuntuan pecah di menit ke-16. Berawal dari bola pantul hasil sepakan Joel Vinicius yang gagal diamankan sempurna, Gabriel Silva muncul bak predator.
Dengan satu sentuhan mematikan, ia menyambar bola ke dalam gawang Persis Solo. Kanjuruhan meledak dalam kegembiraan. Arema memimpin 1-0.
Gol tersebut menyuntikkan kepercayaan diri luar biasa. Arema tak hanya menyerang, tapi juga menunjukkan kedisiplinan tingkat tinggi dalam menjaga pertahanan yang membuat pemain Persis Solo frustrasi sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah belum luntur. Hanya butuh tujuh menit setelah turun minum bagi Gabriel Silva untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Baca Juga:Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
Kali ini, sebuah umpan manja dari Gustavo Franca berhasil diselesaikan dengan cerdik oleh Silva. Skor berubah menjadi 2-0 di menit ke-52.
Persis Solo mencoba bangkit dan mencari momentum, namun rapatnya barisan belakang Arema membuat serangan mereka selalu kandas sebelum mencapai kotak penalti.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor dua gol tanpa balas tak berubah. Kemenangan ini sekaligus membalas hasil kurang memuaskan Arema di laga sebelumnya.
Bagi Arema FC, euforia ini tak boleh bertahan terlalu lama. Mereka kini sudah harus bersiap menghadapi ujian yang jauh lebih berat bertandang ke markas pemuncak klasemen, Persib Bandung, pada Jumat (24/4/2026) mendatang. (ANTARA)