Pikun, Lansia di Lumajang Pamit BAB di Sungai, Ditemukan Tewas

Korban yang diketahui memiliki gejala pikun sempat berpamitan kepada keluarga untuk buang air besar di sungai sebelum hilang.

Bernadette Sariyem
Senin, 16 Desember 2024 | 13:18 WIB
Pikun, Lansia di Lumajang Pamit BAB di Sungai, Ditemukan Tewas
Ilustrasi penemuan mayat.

Korban ketiga, Musidi, ditemukan di Muara Pancer Sungai Bondoyudo di Desa Wotgalih pada Minggu pukul 12.30 WIB.

Kapolsek Rowokangkung, Iptu Murjito, menjelaskan bahwa jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga yang menerima insiden ini sebagai musibah.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga menolak dilakukan autopsi,” ungkap Iptu Murjito.

Peringatan kepada Masyarakat

Baca Juga:Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Malang

Musibah ini menjadi pengingat bagi warga Lumajang, khususnya yang tinggal di dekat sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Musim penghujan yang menyebabkan debit air meningkat dapat menjadi ancaman, terutama bagi lansia yang sering beraktivitas di sekitar sungai.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat melaporkan segera jika ada anggota keluarga yang hilang atau berpotensi mengalami bahaya saat berada di sungai.

Dengan koordinasi yang cepat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Kontributor : Elizabeth Yati

Baca Juga:Geger! Mayat Misterius Mengapung di Sungai Brantas Malang, Polisi Buru Identitas

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini