“Dia (ITP) mantan driver pribadi saya, cukup lama, hampir satu tahun. Karena pernah bekerja dengan kami, dia tahu betul kondisi rumah dan waktu kapan ibu saya sendirian,” ujar Faradilla.
Menurut Faradilla, aksi pemerasan tersebut sudah terjadi hingga tiga kali, dan setiap kali ITP datang, ia selalu membawa beberapa orang yang berpenampilan mencolok dan terkesan intimidatif.
Hingga akhirnya, kali ini ia memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib karena ancamannya semakin serius dan menimbulkan trauma pada keluarga, terutama pada ibunya.
“Dulu dia sering ke rumah untuk minta uang, tapi keluarga tidak pernah memberinya. Modus meminta uang Rp 7 miliar ini sudah tiga kali terjadi, dan makanya saya putuskan melaporkannya sekarang ke polisi,” tegas Faradilla.
Baca Juga:Kenalan di Aplikasi Kencan, Wanita di Malang Kehilangan Motor
Selain pemerasan, ITP juga disebut telah mencemarkan nama baik keluarga korban. Tuduhan membawa uang senilai Rp 7 miliar membuat korban dan keluarganya mendapat fitnah dari saudara maupun tetangga.
Bahkan, ibu korban mengaku nomor teleponnya diblokir oleh beberapa anggota keluarga yang termakan isu yang disebarkan oleh ITP.
“Akibat perbuatan ITP, nama baik keluarga tercemar, dan keluarga kami difitnah. Ibu saya bahkan diblokir oleh saudara-saudara kami karena tuduhan palsu ini,” keluh Faradilla.
Tidak hanya merasa trauma, korban juga mengaku khawatir terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya. Ancaman penculikan dan intimidasi yang dilakukan oleh ITP membuat keluarga merasa tidak aman, terutama karena pelaku sangat memahami seluk-beluk aktivitas keluarga korban.
Atas perbuatannya, ITP dilaporkan dengan dua dugaan tindak pidana, yaitu Pasal 368 KUHP tentang pemerasan disertai ancaman dan Pasal 167 ayat 1 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.
Baca Juga:Izinkan Anak di Bawah Umur Mengendarai Motor, Ibu dan Anak Alami Kecelakaan di Malang
Selain itu, tim kuasa hukum korban berencana menambahkan pasal tentang pencemaran nama baik sesuai hasil perkembangan penyelidikan lebih lanjut.