Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul

Seorang pria berinisial AM (60) di Malang melakukan kekerasan seksual terhadap pasien perempuan

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 24 April 2026 | 09:47 WIB
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Malang, AKP Yulistiana Sri, menunjukkan beberapa barang bukti pengungkapan dugaan kasus kekerasan seksual bermodus pengobatan alternatif di ruang kerjanya di Mapolres Malang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (23/4/2026). [ANTARA/HO-Polres Malang]
Baca 10 detik
  • Seorang pria berinisial AM (60) di Malang melakukan kekerasan seksual terhadap pasien perempuan berusia 23 tahun sepanjang Juni 2025.
  • Pelaku melancarkan aksinya dengan modus ritual pengobatan medis dan spiritual guna menyembuhkan penyakit kaki yang diderita oleh korban.
  • Polres Malang menangkap pelaku pada 18 April 2026 dan menjeratnya dengan Undang-Undang TPKS dengan ancaman 12 tahun penjara.

SuaraMalang.id - Bagi seorang perempuan berusia 23 tahun asal Kecamatan Gedangan, Malang, harapan untuk bisa berjalan normal kembali adalah segalanya.

Rasa sakit di kakinya yang tak kunjung sembuh meski telah menempuh jalur medis, membawanya pada sebuah saran keluarga yaitu mencoba pengobatan alternatif kepada AM (60), seorang pria yang dianggap memiliki "kemampuan lebih".

Namun, siapa sangka, di balik pintu rumah kakek 60 tahun itu, bukan kesembuhan yang didapat, melainkan sebuah mimpi buruk yang akan membekas seumur hidup.

Pertemuan yang awalnya dianggap sebagai ikhtiar pengobatan, berubah menjadi jerat kekerasan seksual yang terencana. Dengan otoritasnya sebagai "orang pintar", AM meyakinkan korbannya bahwa ada prosedur khusus yang harus dijalani.

Baca Juga:Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan

"Tersangka memanfaatkan kerentanan korban yang sedang sakit. Dengan dalih terapi, korban digiring mengikuti arahan pelaku yang berujung pada tindakan kekerasan seksual," ungkap AKP Yulistiana Sri Iriana, Kasat Reserse PPA Polres Malang, Kamis (24/4/2026).

Di dalam kesunyian kamar, AM melancarkan bujuk rayunya. Tak tanggung-tanggung, ia mencampuradukkan urusan medis dengan spiritual dan personal.

Ia berdalih bahwa persetubuhan tersebut adalah bagian dari ritual untuk menyembuhkan penyakit kaki sekaligus "memperbaiki" hubungan rumah tangga korban.

Dalam kondisi sakit dan tertekan, korban sempat tak berdaya untuk melawan. Kepercayaan yang dititipkan keluarganya kepada AM menjadi senjata bagi pelaku untuk terus mengulang aksinya.

Berdasarkan catatan kepolisian, tindakan bejat ini terjadi berkali-kali sepanjang Juni 2025, baik di rumah pelaku maupun saat AM berkunjung ke rumah korban.

Baca Juga:Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku

Namun, sepandai-pandainya AM membungkus nafsunya dengan dalih pengobatan, trauma yang dirasakan korban tak lagi bisa dibendung.

Setelah memendam beban yang menyesakkan dada, korban akhirnya memberanikan diri mengadu kepada suaminya. Laporan pun dilayangkan, dan tabir gelap sang tabib gadungan mulai tersingkap.

Sabtu (18/4/2026) menjadi akhir dari praktik "pengobatan" menyimpang milik AM. Tim kepolisian menangkapnya di kediamannya tanpa perlawanan berarti.

Sejumlah barang bukti disita, termasuk pakaian korban dan rekaman video yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut.

Polres Malang bertindak tegas. AM kini dijerat dengan Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Ia dituding telah menyalahgunakan kekuasaan dan memanfaatkan kerentanan seseorang untuk memuaskan hasrat pribadinya.

Kini, AM harus bersiap menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara serta denda hingga Rp300 juta. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak