Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku

Universitas Negeri Malang menyelidiki dugaan praktik perjokian pada UTBK-SNBT 2026

Wakos Reza Gautama
Rabu, 22 April 2026 | 19:10 WIB
Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku
Ilustrasi Universitas Negeri Malang (UM) mengambil langkah tegas dalam merespons dugaan praktik perjokian yang mencuat pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, Selasa (21/4/2026). [gemini ai]
Baca 10 detik
  • Universitas Negeri Malang menyelidiki dugaan praktik perjokian pada UTBK-SNBT 2026 yang terdeteksi sejak Selasa, 21 April 2026.
  • Tim investigasi UM melacak identitas asli pelaku melalui pencocokan wajah dengan dokumentasi digital di media sosial sekolah.
  • Pihak kampus memperketat pengawasan fisik dan digital untuk memberantas jaringan perjokian yang diduga menggunakan dokumen identitas palsu.

SuaraMalang.id - Di balik deru komputer dan ketegangan ribuan peserta UTBK-SNBT 2026 di Universitas Negeri Malang (UM), sebuah drama investigasi bak film detektif sedang berlangsung.

Pihak kampus kini tidak hanya mengandalkan pengawas ruangan, melainkan telah menerjunkan tim khusus untuk melacak "penyusup" yang mencoba menembus lubang jarum seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Praktik perjokian yang licin terendus pada hari pertama ujian, Selasa (21/4/2026). Namun, kali ini sang joki tidak hanya berhadapan dengan petugas, tapi juga berhadapan dengan jejak digital mereka sendiri yang tertinggal di masa lalu.

Ada cara unik sekaligus cerdas yang dilakukan UM untuk membongkar identitas asli sang joki. Karena terduga pelaku baru terdeteksi setelah sesi ujian berakhir, sehingga sempat meloloskan diri dari lokasi, tim investigasi UM kini melakukan "penggeledahan digital".

Baca Juga:Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan

Direktur Pendidikan UM, Prof Evi Eliyanah, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mencocokkan wajah peserta dengan dokumentasi asli dari sekolah asal.

Tak main-main, tim menyisir video Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga rekaman wisuda di media sosial untuk memastikan apakah wajah yang duduk di kursi ujian benar-benar pemilik sah ijazah tersebut.

"Kami dalami informasi kasus ini untuk dilaporkan ke panitia pusat SNPMB. Investigasi dilakukan berlapis, mulai dari dokumen fisik hingga penelusuran jejak digital," tegas Prof Evi, Rabu (22/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Mengapa joki bisa masuk ke ruang ujian? Jawabannya ada pada kualitas pemalsuan yang kian canggih. Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Dr Rizky Firmansyah, mengakui bahwa dokumen palsu seperti KTP dan ijazah yang dibawa pelaku terlihat sangat identik dengan wajah sang joki.

"Jika dokumen yang dibawa terlihat sangat mirip dengan wajah orang yang datang, pengawas akan menganggapnya sah karena keterbatasan alat verifikasi instan. Namun, pemalsuan dokumen adalah pelanggaran berat dengan konsekuensi hukum serius," jelas Dr. Rizky.

Baca Juga:Tangki Siluman di Kota Malang: Saat Subsidi Rakyat Berakhir di Jeriken Mafia BBM demi Cuan Haram

Kini, penyelidikan mulai mengerucut pada nama-nama tertentu. Modus yang digunakan pun mulai terpetakan. Seorang joki profesional diduga menggunakan dua identitas berbeda untuk periode ujian yang berbeda, sebuah pola yang ternyata juga ditemukan di pusat ujian lain seperti Surabaya dan Sulawesi Barat.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Eduart Wolok, mensinyalir ini adalah jaringan yang terorganisir. Oleh karena itu, UM merespons dengan memperketat barikade di pintu masuk.

Penggeledahan fisik kini dilakukan lebih detail, dan pengawasan digital diperkuat untuk mendeteksi adanya intervensi alat komunikasi dari luar.

Langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. UM ingin memastikan bahwa setiap kursi di ruang kuliah nantinya diisi oleh anak-anak bangsa yang berjuang dengan peluh dan kejujuran, bukan oleh mereka yang membeli masa depan melalui "wajah pinjaman".

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi kecurangan. Ini demi keadilan bagi seluruh calon mahasiswa yang telah berjuang bersih," pungkas Prof Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak