Klik Link WA soal Nikah Fiktif, Wanita di Lawang Kehilangan Tabungan Rp 1,4 Miliar!

Silvia Yap mengklik tautan atau link WhatsApp tersebut, yang ternyata modus phising.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 07 Juli 2023 | 17:01 WIB
Klik Link WA soal Nikah Fiktif, Wanita di Lawang Kehilangan Tabungan Rp 1,4 Miliar!
Ilustrasi Phising (Freepik)

SuaraMalang.id - Silvia Yap (52), seorang wanita pengusaha aksesori kendaraan asal Lawang, Kabupaten Malang, menjadi korban penipuan daring atau phising yang mengakibatkannya kehilangan uang tabungan sebesar Rp 1,4 miliar.

Dalam merespons tragedi tersebut, Silvia telah melaporkan kasus ini ke Polda Jatim dan Polres Malang.

Wanita yang memiliki rekening di Bank milik pemerintah Unit Lawang tersebut, mengalami kehilangan uangnya setelah mengklik tautan aplikasi yang tersamar sebagai undangan pernikahan pada Rabu (24/5/2023).

Menurut kuasa hukum Silvia, Hilmy F Ali, mereka membuat pengaduan ke Polres Malang pada Rabu (31/5/2023).

Baca Juga:Terpuruk! Erick Thohir Bantu Legenda Arema FC Kurnia Meiga Buka Usaha Ayam Goreng

"Kami membuat pengaduan terkait dugaan tindak pidana perlindungan konsumen. Kami mengadukan Bank BRI Lawang," jelasnya pada Jumat (7/7/2023).

Hilmy mengungkapkan alasan mereka membuat pengaduan ke Polres Malang. Menurutnya, Bank BRI melalui pesan Whatsapp menyatakan tidak mampu mengembalikan dana nasabahnya yang hilang.

Silvia merasa dirugikan dan bank tersebut tidak memberikan perlindungan yang seharusnya.

Dengan harapan kasus ini segera ditindaklanjuti, Hilmy berkata, "Informasi terakhir yang kami dapat, laporan tersebut masih belum ditindaklanjuti. Kami berharap, Polres Malang dapat segera menindaklanjuti pengaduan kami."

Menanggapi insiden ini, Bank BRI mengeluarkan pernyataan resmi. Akhmad Fajar, Pemimpin Kantor Cabang BRI Malang Sutoyo, menyampaikan penyesalannya atas kejadian ini dalam siaran pers tertulis.

Baca Juga:Singo Edan Arema FC Jadi Ancaman? Pelatih Persib Luis Milla Waspada Jelang Laga BRI Liga 1 Malam Ini!

Dia menjelaskan bahwa Silvia adalah korban penipuan online atau social engineering. Ini terjadi karena Silvia membocorkan data transaksi perbankan (kode OTP) yang seharusnya pribadi dan rahasia kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Namun, dia menambahkan, "Bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah jika kerugian tersebut diakibatkan oleh sistem perbankan. Kami selalu mengimbau kepada nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan mereka."

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini