facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Melawan Polisi, Dua Pelaku Pencurian Spesialis Motor Ditembak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 11 Juni 2022 | 17:39 WIB

Melawan Polisi, Dua Pelaku Pencurian Spesialis Motor Ditembak
Dua orang pelaku curanmor yang ditembak Polres Probolinggo Kota. (Foto: Dicko W/TIMES Indonesia)

Dari hasil pengungkapan kasus curanmor itu, sebanyak tujuh motor hasil kejahatan turut diamankan sebagai barang bukti.

SuaraMalang.id - Kepolisian Resor Probolinggo Kota meringkus lima orang kawanan pencuri kendaraan bermotor. Dari lima pelaku, dua orang ditembak karena melawan saat dilakukan penangkapan.

Mereka adalah SK (37) BN (42), keduanya warga Kuripan, Kabupaten Probolingg. Kemudian DH (34), AJ (21) dan SS (34). Ketiganya warga Kota Probolinggo.

Dari hasil pengungkapan kasus curanmor itu, sebanyak tujuh motor hasil kejahatan turut diamankan sebagai barang bukti.

Berdasar keterangan polisi, dua pelaku curanmor ditembak karena melawan saat hendak ditangkap. Keduanya merupakan residivis kasus yang sama. Sementara satu orang pelaku saat ini masih diburu.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Bekuk Residivis, 11 Motor Hasil Curian Berhasil Diamankan

Dari tangan para pelaku, polisi amankan barang bukti tujuh motor hasil kejahatan, kunci T, spare part, surat - surat kendaraan dan satu sepeda angin. Brang bukti itu langsung dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota.

Sementara satu unit motor matic Honda Beat warna hitam, yang sudah ada pemiliknya dan langsung diserahkan langsung oleh petugas di Mapolres Probolinggo Kota.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani mengungkapkan, hasil penyelidikan telah diamankan lima pelaku curanmor dan satu orang masih DPO.

"Lima pelaku yang ditangkap ini telah melakukan beberapa aksi pencurian di wilayah Kota Probolinggo, sehingga dari penyelidikan, kita berhasil menangkap lima pelaku ini," kata Kapolres Wadi, saat menggelar pres rilis di Mapolres Probolinggo Kota, mengutip dari Timesindonesia.co.id, Sabtu.

Para tersangka curanmor yang diamankan Polres Probolinggo Kota, empat tersangka yakni SK, BN, DH dan AJ dikenakan Pasal 363 KHUP dengan ancaman 7 tahun penjara, dan SS dikenakan Pasal 365 KHUP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.

Baca Juga: Warga Pulau Gili Probolinggo Mengusir Suami Istri Diduga Miliki Ilmu Santet

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait