Update Maret 2022, Kasus Penularan Virus Corona di Kota Malang Kian Melandai

Pada awal tahun, kasus harian di Kota Malang bisa tembus hingga 400 kasus positif Covid-19 per hari.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 18 Maret 2022 | 06:00 WIB
Update Maret 2022, Kasus Penularan Virus Corona di Kota Malang Kian Melandai
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 di Kota Malang. [unsplash]

SuaraMalang.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan penambahan kasus harian per tanggal 16 Maret 2022 sekitar 48 orang. Angka tersebut terbilang menurun drastis dibandingkan pada awal tahun 2022.

Pada awal tahun, kasus harian di Kota Malang bisa tembus hingga 400 kasus positif Covid-19 per hari.

"Sebelumnya kan kasus harian bisa 100, 200 sampai 400 kan. Kemarin (16/3/2022) sudah 48," ujar Husnul seperti diberitakan Timesindonesia.co.id, Kamis (17/3/2022).

Selain itu, lanjut dia, kasus aktif yang telah tercatat Dinkes Kota Malang hanya berkisar 665 orang saja. Jumlah tersebut turun berkali-kali lipat dengan data di awal tahun 2022 yang mencapai 3.000-an kasus aktif.

Baca Juga:Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 382 Orang, Meninggal 8 Pasien

 "Kasus aktif itu 665 dengan yang isoman (isolasi mandiri) 500. Angka kesembuhan 93,4 persen. Angka kematian 4,2 persen dan kasus aktif ini tinggal 2,3 persen," ungkapnya.

Di sisi lain, fakta keberhasilan penanganan Covid-19 di Kota Malang selain kasus harian Covid-19 yang mulai melandai, keterisian tempat tidur isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Malang sudah terlihat berkurang banyak.

Pertama, untuk keterisian IGD di 11 RS Rujukan Covid-19 Kota Malang, saat ini sudah nol pasien Covid-19. Kemudian, untuk ICU yang menampung pasien gejala berat dengan penurunan kondisi yang mulai membaik kini hanya berkisar 42,59 persen saja.

"Jadi kalau keterisian BOR yang khusus ditempat warga Kota Malang hanya 9,32 persen saja," katanya.

Apalagi, dua tempat isolasi terpusat (isoter) di Kota Malang, saat ini sudah minim sekali pasien Covid-19. Untuk Rumah Sakit Lapangan (RSL) Idjen Boulevard hanya menampung sekitar 24 pasien Covid-19 dengan total tempat tidur yang tersedia 320 tempat.

Baca Juga:Turunkan Tingkat Kematian, Hong Kong Gunakan Obat COVID-19 Paxlovid

Lalu, untuk gedung SKB Kota Malang yang kini berfungsi sebagai tempat isoter, sudah satu minggu atau 7 hari kebelakang hingga Kamis (17/3/2022) hari ini tak ada pasien Covid-19.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini