Mensos Risma Sambangi Keluarga Korban Terseret Banjir di Malang

Selain berbelasungkawa, Mensos Risma memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga korban.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 13 Maret 2022 | 23:01 WIB
Mensos Risma Sambangi Keluarga Korban Terseret Banjir di Malang
Menteri Sosial Tri Rismaharini (ketiga kanan) pada saat berada di rumah duka di Jalan Sumber Wuni, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/3/2022). (ANTARA/Vicki Febrianto)

Pemerintah Kabupaten Malang juga akan memberikan dukungan berupa pendampingan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjalankan usaha keluarga tersebut.

"Kalau kami, sepakat untuk mengembangkan SDM, artinya memberikan pembelajaran untuk berusaha," katanya.

Sementara itu, istri Almarhum Sa'ad, Siti Maryani (57) menambahkan, ia dan keluarga berterima kasih atas bantuan yang disalurkan oleh Kementerian Sosial.

Ia berharap, usaha yang akan dijalankan oleh salah satu anaknya tersebut bisa menjadi pemasukan utama keluarga.

Baca Juga:Satu Orang Ditemukan Tewas Terseret Arus Banjir Bandang di Lawang Malang

"Saya berterima kasih atas bantuan dari Bu Mensos, karena kita sekeluarga kehilangan tulang punggung. Nanti anak saya akan berusaha untuk berjualan minuman, nantinya akan dipasarkan dengan media sosial," katanya.

Korban bernama Sa'ad terseret aliran arus banjir pada saat melakukan pemantauan arus sungai yang ada di belakang rumah rekannya. Saat itu, korban sedang bekerja di salah seorang warga yang ada di Dusun Ngamarto, Kecamatan Lawang pada 8 Maret 2022.

Namun, pada saat memantau aliran sungai yang deras tersebut, pijakan yang ditempati korban ambrol sehingga korban terjatuh.

Setelah kejadian tersebut, rekan-rekan korban kemudian melaporkan kepada pihak berwajib. Pada Selasa malam dilakukan upaya pencarian korban, namun terkendala kondisi yang gelap dan hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Rabu (9/3) pagi oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah unsur lainnya. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai tempat korban terseret arus.

Baca Juga:Alat Berat Sudah Dikerahkan untuk Membersihkan Lumpur Pasca-Banjir Bandang di Lawang Malang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini