Ulama Banyuwangi Turun Redam Bentrok Perguruan Silat, Polisi Diminta Bertindak Cepat dan Tegas

Ulama sekaligus politisi PKB Banyuwangi Ahmad Munib Syafa'at, meminta kepolisian bertindak cepat menangani kasus bentrok dua perguruan silat agar eskalasinya tidak membesar.

Muhammad Taufiq
Kamis, 10 Maret 2022 | 14:40 WIB
Ulama Banyuwangi Turun Redam Bentrok Perguruan Silat, Polisi Diminta Bertindak Cepat dan Tegas
Ahmad Munib Syafa'at [Foto: Timesindonesia]

SuaraMalang.id - Ulama sekaligus politisi PKB Banyuwangi Ahmad Munib Syafa'at, meminta kepolisian bertindak cepat menangani kasus bentrok dua perguruan silat agar eskalasinya tidak membesar.

Hal ini disampaikannya usai bentrokan 2 perguruan silat di Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo, pada Kamis (10/03/2022) dini hari yang menyebabkan sejumlah korban.

Munib meminta Polresta Banyuwangi bisa bertindak cepat dan tegas guna meminimalisir terjadinya bertrok lanjutan. Selain itu, Ia juga meminta agar kedua belah pihak menahan diri.

"Saya meminta aparat bisa bertindak cepat dan tegas," katanya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id jejaring media suara.com, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga:Antisipasi Bentrok Perguruan Silat, Perbatasan Situbondo-Banyuwangi Dijaga TNI-Polri

Anggota dewan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, ini juga berharap kedua belah pihak berseteru untuk saling menahan diri.

"Masyarakat dan tokoh lokal kami minta juga bertindak seta bersikap lebih arif dan bijaksana," ujarnya menambahkan.

Seperti diketahui, bentrok 2 perguruan silat di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, ini melibatkan pendekar Pagar Nusa (PN) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Gus Munib, sapaan akrab Ahmad Munib Syafa'at, mengaku telah dihubungi salah satu pengurus PSHT. Bentrok kali ini dianggap sudah sangat fatal, memprihatinkan serta rawan memicu bentrok didaerah lain.

"Kami berharap kepada seluruh elemen masyaraat bisa meredam. Agar tidak meluas dan jadi konflik nasional," katanya menambahkan.

Baca Juga:Protes Jalan Berlubang, Jalan di Banyuwangi Ini Ditutup Tanah Mirip Kuburan

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga anggota Komisi I DPRD Banyuwangi, ini mengingatkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, maupun pemerintah pusat sedang fokus pemulihan pasca keterpurukan masa pandemi Covid-19.

Baik dalam hal peningkatan ekonomi, menghadapi kelangkaan minyak goreng dan mulai naiknya harga sembako menjelang puasa.

Tentang bentrok PN dan PSHT, Gus Munib mengaku telah mendapat kabar bahwa telah jatuh korban. Termasuk korban luka. Menurutnya, kondisi tersebut harus mendapat penanganan cepat dan tegas dari aparat kepolisian Polresta Banyuwangi.

Apalagi dari informasi dilapangan, bentrok bukan hanya melibatkan anggota perguruan PN dan PSHT Banyuwangi saja. Tapi juga anggota luar daerah yang ikut masuk ke Bumi Blambangan.

"Saya khawatir ini nanti berkelanjutan," ujar pria yang juga didapuk menjadi Rektor Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Banyuwangi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini