Polisi Tetapkan Korban Pengeroyokan di Kota Malang Sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan

Polresta Malang Kota menetapkan korban pengeroyokan di taman Jalan Merbabu Kota Malang, berinisial SW pada 20 November 2021 lalu sebagai tersangka dugaan kasus pencabulan.

Muhammad Taufiq
Senin, 27 Desember 2021 | 20:22 WIB
Polisi Tetapkan Korban Pengeroyokan di Kota Malang Sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan
Kasatreksrim Polres Malang, Kompol Tinton Yudha Riambodo di Mapolresta Malang Kota, Senin (27/12/2021) [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Namun anehnya SW memberi informasi ke rekan-rekan LN bahwa dia membawa LN pulang ke rumah LN. "Setelah sampai di hotel saya itu sudah pakai kursi roda. Saya tahunya menurut CCTV," kata dia.

Waktu di ruangan hotel itu, LN pun sudah tidak berdaya. Dia pun bertanya-tanya, jika memang SW hendak menjaganya yang tidak sadar, seharusnya memesan ruangan yang mempunyai dua tempat tidur.

"Tapi dia pesennya yang single bed (satu tempat tidur). Padahal di hotel itu ada yang twin bed (dua tempat tidur)," ujarnya.

Hal yang tidak diinginkannya pun terjadi. Sekitar pukul 03.00 dini hari Sabtu (20/11/2021), SW diduga mencoba mencabuli LN.

Baca Juga:Tahun Ini 10 Persen Pengguna Narkoba di Malang Anak-anak di Bawah Umur

"Dia ingin mencium ke arah muka saya, tetapi tidak bisa karena saya ngeles (mengelak), tadinya dia mau ke leher saya ngeles lahi, akhirnya kena leher sebelah kiri. Kemudian dia mau membuka kancing celana saya yang ada lima kancing. Yang terbuka satu dan tangannya masuk ke dalam celana saya," cerita dia.

Namun tak sampai masuk terlalu dalam, tangan SW langsung dipaksa keluar. LN pun langsung sadar dan meminta kunci mobil dan hanphonenya lalu pulang dari hotel itu.

"Waktu itu memakai mobil saya. Saya pergi membawa kunci dan nyetir sendiri pulang. Katanya (Kata SW) handphone saya di mobil. Tapi tidak ada HP pas saya di rumah dan sudah saya geledah di mobil," ujarnya.

Dia pun sesampai di rumah meminta adeknya untuk menemannya ke SW lagi. HP-nya masih tidak diketahui keberadannya.

"Dan saya ke hotel lagi adek saya menunggu di parkiran basement hotel. itu sudah ada SW di sana dan saya meminta HP saya. Ternyata dibawa SW ini kenapa nggak bilang dari tadi gitu kan," imbuhnya.

Baca Juga:Pertama di Jatim, 4 Warga Malang Dicurigai Positif Omicron Sebab Hasil PCR Banyak Virusnya

Selanjutnya, LN semakin yakin bahwa dia memang dicabuli oleh SW. Hal itu diyakininya saat siang harinya Sabtu (20/11/2021), SW mengirim pesan singkat melalui applikasi Whatsapp.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini