Pengamat: Tiga Laga Awal Tanpa Kemenangan, Sinyal Buruk Arema FC

Aremania telah melayangkan protes ke manajemen Arema FC tentang kualitas pelatih. Pengamat sepak bola khawatir mental pemain akibat tak kunjung menang

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 22 September 2021 | 10:42 WIB
Pengamat: Tiga Laga Awal Tanpa Kemenangan, Sinyal Buruk Arema FC
Pelatih Arema FC Eduardo Almeida. [Arema FC]

SuaraMalang.id - Manajemen Arema FC membuka opsi untuk memecat Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida akibat start buruk di Liga 1 2021/2021. Reaksi tegas itu didukung Aremania -julukan suporter Arema- dan pengamat sepak bola.


Seperti diketahui, Tim Singo Edan -julukan Arema- tak kunjung meraih poin penuh pada tiga pertandingan awal Liga 1. Bahkan laga terakhir berujung kekalahan 2-1 kontra PSS Sleman, Minggu (19/9/2021). Dua laga sebelumnya hanya mampu imbang.

Kini, Arema FC berada di urutan 14 klasemen sementara.


Menanggapi opsi pemecatan itu, Pengamat Sepak Bola, Abdul Mutholib mengatakan, hasil tiga pertandingan tersebut merupakan sinyal buruk untuk Arema FC.

Baca Juga:Nir Kemenangan di Tiga Laga Awal, Arema FC Panen Kritik


"Sejak 2019, ini start terburuk Arema di liga 1. Dengan kompetisi panjang dan persaingan yang kian ketat, manajemen Arema FC tidak boleh terlena. Belum menang dalam tiga laga ini sudah jadi lampu merah," kata ABM, sapaan akrabnya.


Ia menambahkan, gagal menang di tiga laga dikhawatirkan mempengaruhi mental para pemain Arema FC.


"Beda lagi kalau menang percaya diri akan semakin meningkat. Ibaratnya bisa kalah dulu sebelum perang," sambungnya.


Ia menilai, Almeida mempunyai tugas berat untuk meningkatkan mental pemain. Komposisi pemain Arema FC, menurutnya, cukup berkualitas dan di atas rata-rata.


"Hanya bagaimana pelatih bisa meramu kemampuan anak asuhnya menjadi satu kesatuan yang solid. Pertanyaannya mampukah pelatih menunjukan kesolidan tim ini," ujar wartawan senior asal Malang ini.

Baca Juga:Tumbang Lawan PSS, Pelatih Arema FC Minta Pemainnya Tak Disalahkan


Berdasarkan hasil tiga laga kemarin, masih kata dia, kekompakan dan kesolidan tim yang menjadi biang kegagalan meraih kemenangan. Untuk itu, di laga selanjutnya ABM ingin melihat keseriusan Almeida untuk menyolidkan pemain.


"Karena itu pada laga keempat mendatang  jika belum ada peningkatan, bukan pemain yang dievaluasi, harusnya pelatih yang harus dipertimbangkan untuk dikontrak atau dilanjut," tutur dia.


Terpisah, Korlap Supporter Aremania FC, Achmad Ghozali  berpendapat, manajemen Arema FC harusnya sudah memecat Almeida setelah kekalahan terakhir.


"Sudah cukup tiga pertandingan saja kami Aremania sudah kecewa dengan hasil kemarin. Seharusnya sudah dipecat kalau menurut kami," kata dia.


Ghozali melanjutkan, Aremania sejak kekalahan 2-1 dari PSS Sleman sebenarnya sudah mendesak manajemen untuk tegas mengevaluasi kinerja pelatih asal Portugal itu.


"Pas kalah itu sejumlah teman-teman melakukan protes lah di depan markas Arema FC. Akhirnya ditanggapi oleh manajemen dengan ada pemberitaan opsi pemecatan itu," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak