alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mahasiswa UIN Malang Meninggal Diduga Kelelahan Ikuti Diklat Pagar Nusa

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 07 Maret 2021 | 17:37 WIB

Mahasiswa UIN Malang Meninggal Diduga Kelelahan Ikuti Diklat Pagar Nusa
Ilustrasi. mahasiswa UIN Malang meninggal saat mengikuti diklat silat Pagar Nusa. [Shutterstock]

Korban sempat mengeluhkan sakit di dada saat menjalani serangkaian proses diklat pencak silat Pagar Nusa di Kota Batu

SuaraMalang.id - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang), Miftah Rizki Pratama (20) meninggal di Kota Batu, Sbatu (6/3/2021). Korban diduga kelelahan saat mengikuti proses pendidikan dan pelatihan (diklat) rekrutmen anggota baru organisasi pencak silat, Pagar Nusa.

Mahasiswa asal Jalan Turangga Dalam II Kota Bandung itu dilaporkan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Karsa Husada Kota Batu. Namun nyawanya tetap tak tertolong.

Dilansir dari suarajatimpost.com media jejaring suara.com, korban bersama puluhan mahasiswa UIN Malang yang merupakan anggota baru Pagar Nusa mengikuti kegiatan rekrutmen di luar kampus, tepatnya di kawasan Wisata Coban Rais, Kota Batu.

Diduga korban lelah dan sakit usai mengikut rangkaian kegiatan anggota baru perguruan silat Pagar Nusa.

Baca Juga: Berkedok Jualan Online, Warga Gondanglegi Curi 5 HP Pelanggan Saat COD

Kepala RPH Perhutani Oro - Oro Ombo Hadi Mustofa membenarkan kabar kegiatan diklat organisasi pencak silat yang diikuti korba korban dan 25 temannya. Dijelaskannya, mereka (peserta diklat) berjalan kaki dari Desa Tlekung menuju wisata Coban Rais atau berjarak sekitar 3 kilometer, sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (6/3/2021).

"Mahasiswa dari UIN Maulana Maliki Malang kan mengadakan perekrutan anggota baru silat Pagar Nusa, itu terus ada semacam penerimaan anggota baru jadi jalan dari Desa Tlekung menuju ke Wisata Coban Rais, perjalanan sekitar 3 kilometer dari Desa Tlekung itu mungkin karena kelelahan atau apa, salah satu peserta itu mengeluhkan dadanya sakit dan sesak napas," beber Hadi Mustofa, Minggu (7/3/2021).

Ia melanjutkan, sekitar pukul 15.00 WIB, korban dilaporkan mengeluh sakit di kawasan ground camping, Wana Wisata Coban Rais.

"Sempat dilakukan pertolongan pertama oleh petugas kami di sana, diberikan oksigen tapi karena tidak ada perkembangan dibawa ke RS Karsa Husada Batu dengan kondisi sadar menggunakan sepeda motor," ujarnya.

Pihaknya membantah bila korban meninggal akibat kecelakaan di kawasan Wisata Coban Rais. Mengingat korban dan rombongan hanya berada di arena camping ground, bukan di area cobannya.

Baca Juga: Akun WA Palsu Peneliti LSI Denny JA Ini Tipu Linmas Malang Rp 3,6 Juta

"Belum sampai di area cobannya. Korban mengeluh sakit di situ (camping ground Coban Rais) akhirnya kita bawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait