facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lereng Gunung Raung Dipasang GPS, Begini Fungsinya

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 10 Februari 2021 | 19:34 WIB

Lereng Gunung Raung Dipasang GPS, Begini Fungsinya
penampakan Gunung Raung yang sedang erupsi. PPGA telah memasang GPS di lereng gunung. [Foto: Times Indonesia]

GPS yang dipasang di lereng Gunung Raung tersebut berasal dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

SuaraMalang.id - Lereng Gunung Raung dipasang dua unit GPS atau Global Positioning System. Alat ini berfungsi untuk pengamatan dan pemantauan deformasi gunung api.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo mengatakan, bahwa GPS telah dipasang, pada Senin (8/2/2021).

"Pemasangan dilakukan di dua titik. Satu di Silo Jember dan satu lagi di Sumberwringin Bondowoso," kata Mukijo, seperti dikutip dari TIMESIndonesia.co.id jaringan Suara.com, Rabu (10/2/2021).

Mukijo melanjutkan, GPS merupakan sistem satelit navigasi, membantu menentukan posisi yang berbasis pada pengamatan satelit GPS. Cara kerjanya atau operasionalnya di gunung api, dengan survei GPS yakni menempatkannya pada titik yang ditetapkan koordinatnya dengan GPS.

Baca Juga: Gunung Raung Alami Gempa Tremor Beramplitudo 3-16 MM, Semburan Abu 2000 Km

Dengan penetapan titik secara akurat dan mempelajari pola dan kecepatan perubahan koordinat pada kecepatan perubahan koordinat di titik itu, maka karakteristik ground deformation pada tubuh gunung api dapat dihitung dan selanjutnya dipelajari.

Pemantauan deformasi dilakukan dengan menggunakan GPS secara episodik dan atau kontinyu.

"Kalau untuk total GPS yang terpasang untuk Gunung Raung ada lima unit. Dua diantaranya ada di Banyuwangi yakni di PPGA Raung dan di Glenmore, satu lagi ada di Jampit Bondowoso," ungkap Mukijo.

GPS yang dipasang di lereng Gunung Raung tersebut berasal dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

Selain pemasangan GPS, upaya pemantauan gunung setinggi 3.332 Mdpl itu juga menggunakan uji laboratorium terhadap debu vulkanik. PPGA Raung saat ini masih terus mengumpulkan sampel abu untuk diteliti.

Baca Juga: Hujan Abu Gunung Raung, Penumpang Pesawat di Banyuwangi Diminta Turun

"Saat ini masih terus kita kumpulkan, setelah itu kami kirim ke pusat untuk dianalisa. Kalau untuk keluarnya hasil uji lab kapan kami belum tahu, yang pasti penelitian itu tidak menjadi acuan dalam mengambil keputusan," jelasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait