Truk Pengangkut Sampah Beroperasi Lagi Pasca Aksi Mogok Kerja

Namun, operasional truk pengangkut sampah di Jember dengan biaya patungan (swadaya).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:47 WIB
Truk Pengangkut Sampah Beroperasi Lagi Pasca Aksi Mogok Kerja
Truk sampah milik Pemkab Jember beroperasi kembali. [foto: suarajatimpost.com]

SuaraMalang.id - Truk pengangkut sampah Pemkab Jember kembali beroperasi, Rabu (6/1/2021).

Sebelumnya, puluhan sopir truk telah menggelar aksi mogok kerja di depan Kantor Pemkab Jember, lantaran tak kunjung mendapatkan anggaran BBM.

Dilansir dari suarajatimpost.com--media jejaring suara.com, terpantau di TPS Jalan Karimata, truk sampah mulai bertugas sekitar pukul 05.30 WIB. Dibantu petugas pengangkut gerobak sampah, gunungan-gunungan sampah itu diangkut ke bak truk secara bertahap. Tampak sampah cukup banyak menumpuk karena dua hari tidak diangkut.

Salah seorang supir truk sampah milik Pemkab Jember Turjiono mengatakan, dirinya telah mendapatkan anggaran dari iuran petugas pengangkut gerobak sampah, yang mengaku kesulitan dan prihatin.

Baca Juga:Kakek Nimin Menganiaya Tetangganya Gegara Persoalan Sepele Ini

"Kita kembali jalan setelah ada anggaran urunan BBM itu, dapatnya dari teman-teman petugas gerobak sampah itu dari TPS (Tempat Pembuangan Sampah) se-Jember," kata Turjiono saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (6/1/2021).

Turjiono menambahkan, adanya anggaran BBM dari swadaya itu, karena para petugas pengangkut sampah gerobak mendapat banyak keluhan dan komplain dari warga di masing-masing tempat bertugas.

"Karena perihatin dengan kondisi truk sampah tidak jalan. Juga mengetahui sampah yang berada di TPS-TPS sudah menggunung dan menimbulkan bau tidak sedap. Bahkan khusus di TPS Karimata tumpukan sampah sampai memakan bahu jalan," ujarnya.

Sesuai kesepakatan bersama, lanjut Turjiono, para pengangkut sampah gerobak secara swadaya patungan untuk membelikan BBM jenis solar. 

"Tujuannya ya agar sampah yang menumpuk bisa segara dibawa ke TPA itu," ucapnya. 

Baca Juga:Asosiasi Himpunan Santri Sesalkan Warga Adukan Wabup Muqit ke Polisi

Dengan kondisi ini, Turjiono menambahkan, adalah bentuk kepedulian dan kekompakan bersama seluruh warga Jember.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini