- Lima karyawan PT Geganiswara Suket Teki membakar gudang perusahaan di Malang pada 24 April 2026 untuk menutupi aksi perampokan.
- Rekaman CCTV yang tetap aktif berhasil mengidentifikasi para pelaku meskipun mereka telah mencoba merusak perangkat perekam keamanan tersebut.
- Polresta Malang Kota menangkap kelima tersangka yang kini menghadapi ancaman hukuman penjara akibat tindakan penggelapan dan pembakaran gudang.
SuaraMalang.id - Asap hitam yang membumbung dari gudang rokok PT Geganiswara Suket Teki pada Jumat (24/4/2026) lalu ternyata bukan sekadar musibah kebakaran biasa.
Di balik kobaran api yang menghanguskan bangunan tersebut, tersimpan sebuah skandal pengkhianatan yang dilakukan oleh "orang dalam" perusahaan.
Alih-alih melindungi aset tempat mereka mencari nafkah, lima karyawan pabrik ini justru berkomplot melakukan aksi kriminal ganda. Merampok barang milik perusahaan, lalu mencoba membumihanguskan bukti kejahatan mereka dengan api.
Rencana para pelaku awalnya terkesan rapi. Sebelum menyulut api, mereka sempat mencabut perangkat CCTV dengan harapan jejak mereka tak akan terendus. Namun, mereka lupa satu hal: teknologi sistem perekaman modern tetap bekerja meski kabel diputus secara paksa.
Wajah dua pelaku utama, MAS dan AFR, terekam dengan jelas saat mereka mempersiapkan "neraka kecil" di dalam gudang. Rekaman inilah yang menjadi kunci pembuka kotak pandora kejahatan mereka.
"Mereka berusaha menghilangkan barang bukti dengan mencabut CCTV, namun sistem perekaman tetap berjalan sehingga identitas mereka teridentifikasi dengan jelas," ungkap Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, Kamis (30/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Setelah MAS dan AFR diringkus, benang merah kejahatan ini semakin terurai. Polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa kebakaran tersebut hanyalah cara untuk menutupi praktik penggelapan barang dalam jabatan yang sudah mereka lakukan sebelumnya.
Penyelidikan berkembang hingga menyeret tiga tersangka lainnya EMF, POU, dan DS. Kelimanya memiliki peran strategis di perusahaan, mulai dari staf gudang yang memantau stok, sopir yang mengangkut barang, hingga bagian distribusi.
Mereka bekerja sama secara sistematis mengutil barang perusahaan demi keuntungan pribadi, lalu sepakat membakar gudang agar stok yang hilang dianggap hangus terbakar.
Baca Juga: Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
"Ini murni dilakukan bersama-sama untuk mencari keuntungan pribadi. Tidak ada pelaku tambahan di luar lingkaran karyawan ini," tegas AKP Rahmad Aji.
Di markas Polresta Malang Kota, barang bukti yang disita menjadi saksi bisu rencana jahat mereka. Botol-botol berisi bensin jenis Pertalite dan gumpalan kapas ditemukan sebagai pemicu api. Selain itu, sebuah mobil boks yang digunakan untuk mengangkut barang hasil penggelapan juga turut diamankan.
Kini, hari-hari kelima karyawan tersebut tak lagi dihabiskan di gudang rokok, melainkan di balik dinginnya sel tahanan.
MAS dan AFR menghadapi ancaman paling berat dengan jeratan pasal berlapis tentang pembakaran (Pasal 308 KUHP) dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara, ditambah pasal penggelapan. Sementara tiga rekan lainnya terancam lima tahun penjara atas peran mereka dalam penggelapan tersebut.
Berita Terkait
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan